Surya/

Citizen Reporter

Yuk Yoyo Dulu …

inilah jenis permainan luwes, bisa dimainkan siapa saja tanpa batasan usia dan jender, dimainkan sendiri tanpa mitra namun dengan teknik kelas dunia!

Yuk Yoyo Dulu …
pixabay
permainan yoyo 

Reportase Khoirul Muttaqin
Mahasiswa Universitas Negeri Malang/nggota komunitas Booklicious Malang

PERMAINAN yang satu begitu terkenal di seantero jagat. Bisa  dimainkan sendirian tanpa bantuan siapapun. Tanpa harus mencari teman main untuk menjalankannya. Bisa dimainkan saat senggang maupun bagi yang bingung mencari kegiatan. Inilah permainan yang kemudian menjadi permainan tertua di dunia, yoyo.

Ya, ternyata dalam permainan yoyo ini ada berbagai jenis divisi, mulai 1A, 2A, 3A, 4A, dan 5A. Bermain dengan trik string dinamakan divisi 1A. Menggunakan yoyo tipe responsif berarti masuk divisi 2A. Bermain dengan dua tangan namun yoyo unrespons dinamakan divisi 3A.

Ada juga bermain yoyo off string atau dengan tali lepas, yang seperti ini berarti divisi 4A. Terakhir adalah 5A, berbeda dengan yang lainnya, bermain yoyo 5A berarti tidak menyangkutkan tali yoyo di tangan pemain melainkan di gantungan kunci.

Eka Nur Dafit Ali Sandra, Ketua Komunitas Yoyo Kediri ini biasa melakukan latihan yoyo di Simpang Lima Gumul Kediri dan Taman Sekartaji. Beberapakali juga bermain yoyo di Matahari Mall Kediri. Untuk latihan, biasanya dilakukan di akhir pekan, sabtu dan minggu.

Latihan yoyo biasa dilakukan dengan tahap throw, trik dasar, trapeze, brother dan terakhir adalah combo. Semuanya dilakukan berulang-ulang hingga terbiasa dan mahir menggunakan trik-trik yoyo. Dafit, begitu ia biasa disapa, pada 17 Juni 2017 sempat mengikuti City Cup Surabaya dan diganjar juara tiga.

Kendati terkesan sepele, bermain yoyo ternyata membutuhkan konsentrasi tinggi dengan teknik yang terkesan rumit. Berani?

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help