Surya/

Citizen Reporter

Rakai Langit Ini Dia Literasi Animasi Cara Baru Menikmati Buku

teknologi diaduk ke dalam buku? inilah yang terjadi dalam buku Rakai Langit, pembaca dimanjakan dengan ilustrasi yang bisa disimak via gawai ...

Rakai Langit Ini Dia Literasi Animasi Cara Baru Menikmati Buku
nurafiatul hasanah/citizen reporter
Rakai Langit dan tim penulis dan pemoles 

Reportase Nurafiatul Hasanah
Mahasiswa Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang

KITA harusnya risau melihat rendahnya minat baca di Indonesia. Terlebih dengan adanya gempuran teknologi, buku seolah menjadi benda usang dan dipandang sebelah mata. Salah satu wujud penyelesaian masalah adalah dengan membuat buku yang lebih menarik dan inovatif. Seperti yang dilakukan beberapa mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) ini.

“Kita membuat buku kumpulan cerita pendek dengan puluhan ilustrasi berwarna. Selain itu setiap ilustrasi akan memunculkan animasi dalam bentuk audio visual yang berasal dari program augmented reality,” ucap Teguh Dewangga, penulis naskah.

Mahasiswa pendidikan teknik otomotif tersebut menambahkan, setiap siswa di sekolah hampir semuanya memiliki gawai sehingga mereka memandang teknologi bukan sebagai ancaman, melainkan potensi besar untuk dikolaborasikan dengan buku dan diharapkan dapat meningkatkan minat baca.

Rakai Langit diambil menjadi judul buku kumpulan cerpen tersebut. Naskah buku terdiri dari sepuluh cerita pendek yang tema besarnya adalah kearifan lokal. Bahkan delapan puluh persen cerita-cerita tersebut pernah dimuat di media cetak, dan menjuarai lomba kepenulisan cerpen tingkat kampus hingga nasional.

Nilai kearifan lokal yang diangkat juga menjadi salah satu poin penting, seperti kejujuran, gotong-royong, sikap saling menghargai kepercayaan masing-masing dan sebagainya. Terlebih nilai-nilai tersebut semakin hari semakin hilang.

“Ilustrasi yang ada juga disesuaikan dengan isi naskah, agar nilai-nilai kerarifan lokal tersebut muncul. Selain itu puluhan ilustrasi yang dicetak berwarna, juga menjadi salah satu cara agar pemula lebih tertarik untuk membaca bukunya,” ungkap Aji, ilustrator buku Rakai Langit.

Penggunaan program pada buku cukup mudah. Program yang telah terinstal dalam android akan terintegrasi dengan aplikasi kamera, untuk menikmati animasi cukup arahkan kamera pada setiap ilustrasi yang ada. Animasi akan muncul pada layar dan menggambarkan bagian cerita yang divisualisasikan.

Setiap ilustrasi yang ada akan memunculkan animasi sehingga alternatif menikmati cerita bisa lebih beragam dan menarik.

Segmentasi dari pengguna buku Rakai Langit adalah usia sekolah menengah atas hingga dewasa.

Monica, programer menambahkan, program augmented reality atau realitas tertambah, nantinya bisa diunduh gratis di Playstore, sehingga pembaca cukup membeli bukunya.

Rakai Langit menegaskan bahwa inovasi di bidang teknologi nyatanya dapat mendongkrak asa, terlebih untuk meningkatkan angka literasi di Indonesia. Semoga.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help