Surya/

Advertorial

Bupati Mojokerto Janji Tindak Tegas Pelaku Gratifikasi di Lingkungan Pemkab

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa menyatakan komitmennya untuk menindak tegas praktik-praktik gratifikasi di lingkungan Pemkab. Ini katanya...

Bupati Mojokerto Janji Tindak Tegas Pelaku Gratifikasi di Lingkungan Pemkab
ist/humas
Para Kepala Daerah di Jatim saat hadir dalam penandatanganan komitmen pengendalian gratifikasi di gedung negara Grahadi, Surabaya, Senin (10/7/2017). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, berjanji bakal memindak tegas terhadap orang-orang di lingkungan Pemkab Mojokerto yang melakukan gratifikasi

Hal ini dikatakannya saat penandatanganan Komitmen Pengendalian Gratifikasi di Gedung Grahadi, Surabaya, Senin (10/7/2017), yang juga melibatkan seluruh kepala daerah di tingkat kota/kabupaten lainnya. 

Penandatanganan itu, juga disaksikan oleh Gubernur Jatim, Soekarwo, serta Ketua DPRD Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, dan Ketua KPK Agus Rahardjo. 

Komitmen Pengendalian Gratifikasi ini, merupakan tahapan penerapan pengendalian gratifikasi atas perbuatan apapun.

Komitmen berbentuk pernyataan resmi pimpinan instansi secara tertulis untuk menerapkan pengendalian gratifikasi. Pernyataan tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran pejabat dan pegawai suatu instansi serta stakeholder.

Melalui penandatanganan komitmen itu, diharapkan para pimpinan daerah di Jatim bisa konsisten mengendalikan gratifikasi secara maksimal. 

"Apapun bentuknya, kami akan tindak tegas siapapun yang melakukan gratifikasi yang bisa menimbulkan korupsi," tegas Mustofa.

Sebelum penandatangan, Bupati Kabupaten Mojokerto Mustofa Kamal Pasa memimpin Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-71, di halaman Mapolres Mojokerto, Senin (10/7/2017).

Dalam kesempatan itu, Mustofa mengatakan bahwa reformasi secara menyeluruh dan konsisten, merupakan kunci masa depan bagi institusi Polri.

"Reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten merupakan kunci masa depan. Menyeluruh karena di dalamnya mencakup perubahan positif dari hulu ke hilir, mencakup perubahan mindset, sistem kelembagaan, hingga ke perilaku. Muaranya yakni lahirnya anggota Polri makin profesional, dipercaya, serta mampu mengayomi dan melayani masyarakat,” katanya.

Mengangkat tema “Dengan Semangat Profesionalitas dan Modernisasi, Polri Berkomitmen untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat, Demi Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan”, Presiden Joko Widodo juga menyematkan pesan agar Polri senantiasa memperbaiki mutu dan kualitas pelayanan pada masyarakat.

"Beri pelayanan yang mudah, sederhana, tidak berbelit, prosedur yang jelas dan hindari pungutan tambahan maupun percaloan di seluruh titik layanan Polri. Optimalkan sistem online serta wujudkan pelayanan publik lebih responsif dan pro aktif,” lanjutnya.

Dalam upacara ini juga diberikan piagam penghargaan kepada para aparat Kepolisian berprestasi.

Diantaranya Aipda Mukiyi, Bripka Fatah Muhadjir, Bripka Aries Eko Yulianto, Bripka Yoyok Hermanto dan Bripka Didik Kurniawan dari Basatreskrim yang berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan bersama-sama dengan sajam dan handak TKP Jalan Raya Depan SMPN 1 Pungging tanggal 27 Februari 2017 lalu.

Penghargaan diserahkan langsung oleh bupati didampingi Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata. 

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help