Surya/

Lapor Cak

Warga Minta Plengsengan Ambles segera Diperbaiki

“Kami sudah meminta ke kecamatan untuk dipebaiki, tapi hingga saat ini belum ada perbaikan,” ucap Muhammad Rozak, warga sekaligus LKMK Jambangan.

Warga Minta Plengsengan Ambles segera Diperbaiki
surya/sugiharto
Sejumlah kendaraan melintas di samping jalan yang amblas di kawasan Jambangan Kebonsari, Jumat (7/7/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Warga di kawasan Kebonsari mengeluhkan lambatnya respon Pemerintah Kota Surabaya terhadap amblesnya proyek plengsengan yang ada di Jalan Manunggal Kebonsari.

Pasalnya, sudah hampir tiga bulan jalan dan plengsengan ambles namun sampai saat ini belum ada perbaikan.

Di lokasi hanya terdapat pengamanan berupa pita pembatas Pemkot dan juga trafficct barrier.

Sedangkan kondisi amblesnya jalan dan plengsengan hingga kini masih belum diperbaiki. Padahal, amblesnya pelngesengan tersebut cukup dalam. Dan menyebabkan kondisi jalan sedikit miring.

“Kami sudah meminta ke kecamatan untuk dipebaiki, tapi hingga saat ini belum ada perbaikan,” ucap Muhammad Rozak, warga sekaligus LKMK Jambangan.

Ia menyebut beberapa hari yang lalu pita pembatas sempat lepas. Sehingga warga pengguna jalan di sana sempat merasa was-was jika sampai masuk ke plengsengan jalan yang ambles. Sebab jalan yang ambles tersebut terbilang lebar, mencapai lebar satu setengah meter dan sedalam sekitar satu meter.

“Plengsengan yang terbuka itu kan ada di tikungan. Yang berbahaya biasanya yang diiujung mau menikung ke arah jalan Jalan Kebonsari Tengah. Kalau tidak ada pembatas kemarin sangat rawan,” ucapnya.

Ia meminta dari Pemkot khususnya dari Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk mengambil langkah cepat. Ia menyebut di kawasan lain saat ada jalan yang ambles lansung diperbaiki.

Sedangkan di lokasi ini sudah lebih dari dua bulan namun lokasi jalan yang ambles belum juga ada perubahan.

Hal senada juga disampaikan oleh Sunarko, warga yang tinggal di Jalan Manunggal Kebonsari, Sulton.

Ia menyebutkan, lokasi plengsengan ini baru dibangun oleh pemkot pada tahun 2015 akhir. Awal tahun lalu sudah jadi.

“Konsutruksi jalannya tergolong baru. Sebelum ini plengsengan dan jembatan di sana tidak begini, lalu dibangun, tapi baru sebentar sudah ada yang ambles,” ujarnya.

Senada dengan Rozak, ia meminta pemkot untuk segera melakukan perbaikan. Sebab jalan di sana juga tidak terlalu lebar.

Selama ada jalan yang ambles, tentu mengurangi lebar jalan, lantaran juga ada pembatas untuk mengamankan lalu lintas.

“Kalau cepat diperbaiki pengguna jalan juga aman, dan lalu lintas lebih lancar,” ucapnya. Menurutnya sampai saat ini memang tidak ada korban yang terperosok ke dalam amblesnya jalan. Untuk itu ia meminta Pemkot segera bergerak melakukan perbaikan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help