Berita Arema FC

Tak Turunkan Pemain Muda di Beberapa Laga Terakhir, ini Alasan Pelatih Arema FC Aji Santoso

"Sebenarnya pemain-pemain seperti M Rafli, Andrianto dan yang lain memiliki kualitas yang layak main, ungkap Aji Santoso.

Tak Turunkan Pemain Muda di Beberapa Laga Terakhir, ini Alasan Pelatih Arema FC Aji Santoso
surya/fitra ariestianto
Pelatih Persela Aji Santoso (kiri) memberi keterangan pers usai pertandingan. 

SURYA.co.id | MALANG - Penangguhan regulasi pemain U-23 benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh Arema FC.

Tim Singo Edan dalam dua laga terakhir memanfaatkan penangguhan regulasi itu untuk memaksimalkan tenaga pemain senior yang dimiliki.

Hasilnya tim Singo Edan sukses mengamankan 4 poin penting saat dijamu PS TNI dan juga menjamu Sriwijaya FC.

Dari dua laga tersebut, Arema FC memainkan pemain senior tanpa sekali pun memberikan kesempatan kepada pemain muda.

Hal tersebut tentu saja menimbulkan pertanyaaan apakah pemain muda yang ada tak memiliki kualitas.

Menanggapi hal tersebut pelatih Arema FC, Aji Santoso memiliki penilaian tersendiri. Menurutnya, keputusan tak memainkan pemain muda bukan karena tak memiliki kemampuan. Tetapi lebih kepada karena kebutuhan strategi.

"Sebenarnya pemain-pemain seperti M Rafli, Andrianto dan yang lain memiliki kualitas yang layak main. Tetapi memang kami coba untuk berikan rotasi sekaligus juga memberikan kesempatan kepada pemain yang selama ini masih sakit separti Pino," ucapnya Jumat (7/7/2017).

Ia juga menambahkan bahwa rotasi diperlukan bagi Arema FC untuk tetap bisa tampil stabil dan maksimal. Apalgi ditengaj padatnya jadwal seperti saat ini. Tentu diperlukan pemain yang benar-benar siap.

"Kalau secara kualitas sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh dengan pemain yang membela timnas U-22. Tetapi kami juga mencoba memanfaatkan pemain senior yang selama ini jarang mendapat kesempatan main. Apalagi laga-laga Arema FC cukup krusial. Sehingga dibutuhkan pemain dengan mental yang bagus," tambahnya.

Selain itu, Aji Santoso juga meminta Aremania untuk bisa memberikan support secara maksimal. Sebab, peluang Arema FC untuk bisa berada dalam posisi yang lebih baik masih sangat terbuka. Apalagi jika melihat persaingan diposisi atas klasemen sementara yang cukup panas.

"Yang namanya sepak bola itu 90 menit. Selama peluit panjang belum berbunyi, pemain masih harus fight untuk memberikan yang terbaik," ucapnya.

Ia mengakui Arema FC masih memiliki kesempatan untuk bisa kembali pada persaingan perebutan gelar. Bahkan dirinya percaya Arema FC memiliki kemampuan untuk bisa mewujudkan hal itu.

Pelatih 47 tahun itu menilai masih banyak pertandingan yang harus diperjuangkan. Oleh karena itu, pemaij harus bisa fokus untuk bisa kembali bersaing diposisi atas klasemen sementara bahkan juga bersaing dalam perebutan gelar.

"Kompetisi musim ini ada 34 pertandingan. Jadi apapun masih bisa terjadi. Terbukti saat kami menghadapi Sriwijaya FC sempat tertinggal. Tetapi pada akhirnya kami mampu memenangkan pertandingan. Begitu juga dengan kompetisi, masih ada 21 pertandingan lagi. Jadi masih ada peluang untuk Arema FC jadi yang terbaik," pungkasnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved