Lapor Cak

Surat Keterangan Sehat di SIM Corner Dinilai Mahal

"Kemahalan, kalau minta di Puskesmas tidak sampai Rp 40 ribu untuk minta surat keterangan sehat."

Surat Keterangan Sehat di SIM Corner Dinilai Mahal
surya/fatkhul alami
Masyarakat mengantre layanan perpanjangan SIM di SIM Corner Tunjungan Plasa. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Surat keterangan sehat dari dokter merupakan salah satu syarat wajib jika hendak mengurus perpanjangan Surat Izin Mengemudai (SIM).

Tapi, masyarakat Surabaya banyak yang belum tahu dan hanya datang membawa KTP dan SIM yang hendak diperpanjang.

Seperti pengurusan perpanjangan di SIM Corner Tunjungan Plasa (TP) Surabaya, juga masih kerap masyarakat yang tdiak membawa surat keterngan sehat. Sehingga pemohon harus lebih dulu memeriksaan diri ke dokter umum.

Kalau tak ingin repot dan keluar TP, masyarakat bisa mendapat layanan atau mendapat surat sehat dari doketr umum dekat SIM Corner. Tepatnya di TP 2 dan pemohon harus mengeluarkan biaya Rp 40 ribu.

Fajar, salah satu pemohon perpanjangan SIM di TP 'terpaka' harus rela membayar Rp 40 ribu untuk selembar surat keterang sehat dari dokter umum. Ia menilai, sebenarnya biaya tersebut terlalu mahal.

"Kemahalan, kalau minta di Puskesmas tidak sampai Rp 40 ribu untuk minta surat keterangan sehat. Tapi bagiamana lagi, saya tidak mau bolak-balik karena nanti malah kelamaan urus perpanjangan SIM,"aku Fajar, di sela-sela urus peranjangan di SIM Corner TP.

Fajar yang tinggal di Surabaya Timur mengaku, masa berlaku SIM C miliknya pada tangal 7 Juli 2017 ini. Sehingga, dirinya harus menyelesaikan urusan perpanjangan SIM saat ini. Jika terlambat, maka dirinya harus membuat SIM baru lagi.

Dia mengaku tidak tahu jika urus perpanjangan SIM harus disertai surat keterang sehat dari dokter. Fajar tidak menduga harus mengeluarkan Rp 40 ribu untuk selembar surat keterangan sehat.

"Semoga biayanya bisa turun lah," harap Fajar.

Ny Aisyah juga mengaku, biaya buat surat keterangan sehat di TP terlalu tinggi. Kerena jika membuat di luar, biaya yang dikeluarkan tidak sampai Rp 40 ribu.

"Tadi saya mau urus di Colombo (Satpas Jl Colombo Surabaya), tapi pendaftaran sudah ditutup. Akhirnya urus di sini (TP)," aku Aisyah.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved