Surya/

Berita Nganjuk

Kerabat Andi Mengaku Tak Menyangka Foto Lebaran Kemarin adalah yang Terakhir

"Saya terakhir ketemu sama almarhum saat Lebaran di kampung Bulukumba Makasar," ungkap Andik Reza .

Kerabat Andi Mengaku Tak Menyangka Foto Lebaran Kemarin adalah yang Terakhir
surya/mohammad Romadoni
Seorang mahasiswa Ponpes Gontor menangisi temannya yang jadi korban tewas kecelakaan. 

SURYA.co.id | NGANJUK - Wajah Andik Reza kakak sepupu korban terlihat kusut. Ia tak kuasa menahan kesedihan saat di depan peti jenazah Andi Antrian Fitriawan.

Tangisan sejumlah kerabat dan adik kandung korban menyeruak saat peti mati jenazah dibuka di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk.

Adik kandung korban itu langsung memegangi kain kafan abangnya yang sudah tak bernyawa itu.

"Ya Allah mas," teriak adik kandung korban sembari menangis histeris, Jumat (7/7/2017).

Sedangkan, perasaan duka yang mendalam masih dirasakan Andik bersama kerabatnya.

Ia masih tak percaya almarhum yang dikenal supel dan ramah itu tewas dengan tragis.

"Saya terakhir ketemu sama almarhum saat Lebaran di kampung Bulukumba Makasar," ungkap Andik Reza sembari mengusap air mata di pipinya.

Pria berkacamata itu tak mempunyai firasat apa-apa terkait kejadian ini. Ia beserta keluarga menerima ini semua sebagai musibah.

"Kemarin Lebaran sempat foto bersama. Nggak tahunya seperti ini," imbuhnya.

Dikatakanya, sudah semenjak sekolah dasar korban diketahui mondok di Gontor Magelang.

"Jarang ketemu dia (korban) soalnya mondok. Ketemu saat Lebaran saja," jelasnya.

Rencananya, jenazah akan diterbangkan ke Makassar malam ini melalui Bandara Juanda.

"Saya nggak tahu kapan dikebumikan. Yang penting jenazahnya malam ini juga dibawa ke Makassar," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help