Surya/

Berita Banyuwangi

Pemkab Sragen Jawa Tengah Belajar Pengentasan Kemiskinan di Banyuwangi

Pemerintah, BUMN, dan swasta bergandengan tangan saling mendukung menyelesaikan masalah-masalah kemiskinan.

Pemkab Sragen Jawa Tengah Belajar Pengentasan Kemiskinan di Banyuwangi
surya/haorrahman
Wabup Sragen (paling kiri) saat bertemu Wabup Banyuwangi 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Keberhasilan Banyuwangi menurunkan angka kemiskinan, membuat Pemkab Sragen, Jawa Tengah datang untuk mengetahui lebih banyak kiat Banyuwangi menjalani pengentasan kemiskinan, Kamis (6/7/2017).‎

Wakil Bupati Sragen Dhedy Endriyatno datang bersama 17 orang jajarannya untuk belajar strategi penurunan kemiskinan di Banyuwangi.

Dhedy mengatakan sebagai ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di daerahnya, dirinya telah lama memantau Banyuwangi.

Menurutnya, Banyuwangi sangat layak menjadi tempat untuk studi tiru terkait hal tersebut karena capaiannya yang fenomenal.

“Bagi kami, Banyuwangi ini cukup fenomenal. Tahun 2011 lalu, Banyuwangi masih benchmark ke Sragen. Tapi empat tahun terakhir, malah Banyuwangi yang menyalip jauh daerah kami, khususnya dalam hal penurunan angka kemiskinan. Ini yang membuat kami penasaran sehingga ingin belajar serius ke sini,” kata Dhedy.

Dhedy mengatakan akan mengadopsi dan menerapkan kiat-kiat sukses pengentasan kemiskinan Banyuwangi.

Selain strategi pengentasan kemiskinan, menurut Dhedy juga ingin belajar pengelolaan Pariwisata di Banyuwangi.

“Kami lihat, kunjungan wisatawan di Banyuwangi juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Mumpung di sini, kami ingin belajar juga bagaimana cara Banyuwangi mengelola potensi wisatanya. Sragen punya situs sejarah Sangiran, pemandian air panas dan potensi lainnya yang ingin kami kembangkan,” kata Dhedy.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menjelaskan, keberhasilan Banyuwangi dalam menurunkan angka kemiskinan adalah berkat strategi keroyokan bersama banyak pihak.

Pemerintah, BUMN, dan swasta bergandengan tangan saling mendukung menyelesaikan masalah-masalah kemiskinan.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help