Berita Sumenep Madura

Gara-gara Berselisih soal ini Habibuddin Tega Bacok Tetangga, begini Ceritanya

Korban menderita luka bacok senjata tajam jenis celurit yang mengenai dahi dan kepalanya hingga membuat korban terkapar bermandikan darah.

Gara-gara Berselisih soal ini Habibuddin Tega Bacok Tetangga, begini Ceritanya
Surya/Moch. Sugiyono
foto ilustrasi 

SURYA.co.id | SUMENEP - Diduga karena berselisih soal pembagian air irigasi untuk mengairi tanaman, Habibuddin (40) warga Dusun Aeng Bato RT 04/RW 03 Desa Kapedi Kecamatan Bluto,Sumenep, Madura, tega membacok Ach Mahfud (51), yang dikenal sebagai ulubanyu, warga Dusun Aeng Bato, Desa Kapedi Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Kamis (6/7/2017).

Korban menderita luka bacok senjata tajam jenis celurit yang mengenai dahi dan kepalanya hingga membuat korban terkapar bermandikan darah. Tapi beruntung korban segera dilarikan ke RSD dr H Moh Anwar Sumenep dan kini dalam perawatan intensif petugas kesehatan di Ruang IGD.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi mengungkapkan, peristiwa pembacokan itu berawal ketika pagi itu, korban Ach Mahfud, sedang menyiram tanaman cabe jamunya di ladang milik korban.

Pada saat itu datang tersangka Habibuddin yang mengaku akan mencari rumput di ladang miliknya yang kebetulan berdekatan dengan ladang milik korban.

"Entah berawal dari siapa, tiba-tiba terjadi cekcok antara korban dan tersangka. Yang jelas, sebagaimana keterangan dua orang saksi, mereka berdua cekscok soal pembagian air irigasi," kata Suwardi.

Percekcokan mulut akhrinya berujung senjata tajam. Kedua pelaku duel, bahkan akhirnya dengan menggunakan senjata tajam.

Pelaku Habibuddin yang saat itu memang memegang celurit membacokkan celurit hingga mengenai dahi dan kepala korban.

Akibat sabetan celurit tersebut darah mengucur deras hingga korban tersungkur bermandikan darah. Pelaku pun segera kabur, sedang korban sesaat kemudian ditolong oleh warga sekitar.

"Korban segera dilarikan ke rimah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Dan hingga kini korban masih dalam perawatan intensif, dan pelaku berhasil kami amankan," lanjutnya.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian, tidak saja menangkap pelaku, juga mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam berupa celurit dan kaos oblong tanpa lengan warna biru bagian depan bertuliskan Comando yang dipakai pelaku.

"Pelaku dijerat pelaggaran tindak pidana pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," pungkasnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help