Surya/

Berita Release

Table Talk: Bertemunya Para Pelaku Wisata dalam Satu Meja, selanjutnya ini yang Mereka Lakukan

Itulah yang terjadi di antara para pelaku UMKM oleh-oleh, berasal dari Jakarta, Jogjakarta, Bali, Malang, Balikpapan, Semarang, dan Surabaya.

Table Talk: Bertemunya Para Pelaku Wisata dalam Satu Meja, selanjutnya ini yang Mereka Lakukan
foto: istimewa
Suasana Table Talk antara produsen oleh-oleh dengan buyers. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Apa jadinya jika para pelaku UMKM khusus daerah wisata bertemu. Alhasil, mereka saling mempromosikan wisata di daerah masing-masing baru kemudian memasarkan produk UMKM mereka dan tentunya saling sharing profit.

Itulah yang terjadi di antara para pelaku UMKM oleh-oleh, berasal dari Jakarta, Jogjakarta, Bali, Malang, Balikpapan, Semarang, Mojokerto bahkan Surabaya.

Pemandangan seperti hiruk pikuk tawar menawar di pasar tetapi tak ada stok barang maupun barang yang mereka bawa.

Semuanya seperti larut dengan lawan bicara yang ada di depan meja mereka. Tak jarang mereka berpindah tempat dan menawar ke meja yang lain.

"Ya beginilah kalau mereka bertemu. Kami memang memfasilitasi mereka dengan sebutan acara Table Talk. Dimana mereka yang berpindah dari meja satu ke yang lainnya adalah buyer dari beberapa kota. Di sini mereka bebas mau menawar 26 seller yang ada," ungkap M Nasrun Afandi, ketua panitia Table Talk, usai acara yang digelar di Malang itu, dalam rilis yang diterima, Rabu (5/7/2017).

Buyernya pun tentu bukan pedagang biasa melainkan agensi perjalanan wisata hingga para sopir khusus wisata.

Ajang ini memang seolah menjadi pasar langsung bagi pelaku usaha khusus oleh-oleh di daerah. Sebab mereka langsung bisa bertemu pelanggan tanpa melalui perantara. Dan hal ini juga mampu memperluas pemasaran mereka hingga keluar pulau.

Salah satu pelaku usaha yang antusias mengikuti Table Talk ini adalah pengusaha muda dari Bali yakni Pande Nyoman Yudi Sutrisna, pemilik Pusat Oleh-Oleh Super Murah di Bali, Arjuna Gagapan Bali (AGB).

Meskipun pusat oleh-oleh Arjuna Gagapan Bali sudah dikenal para wisatawan yang datang ke Bali.

Namun bagi Nyoman bertemu para pelaku dan penunjang wisata ini sangat penting. Sebab secara langsung dirinya bisa ikut mempromosikan produk UMKM yang dijual atau dititipkan di gerai miliknya.

"Kami ingin memperkenalkan aneka jenis kerajinan usaha kecil menengah (UMKM) Bali yang tersedia di pusat oleh-oleh Arjuna Bali kepada masyarakat luas di Jawa Timur khususnya dan daerah lainnya seperti Jogja, Semarang, Jakarta, dan tempat lain di Indonesia," jelasnya.

Pande Nyoman Yudi berharap kegiatan ini bisa menjadi sinergi atau kerjasama yang baik antara semua pihak yang ikut serta dalam ajang kegiatan ini.

"Dengan adanya sinergi yang baik, bersama-sama kita bisa meraih tujuan atau sukses seperti yang menjadi harapan kita bersama. Saya harap sinergi lintas propinsi ini bisa terus terjalin,"ujar pengusaha muda sukses Bali ini.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help