Surya/

Lapor Cak

Masih Banyak Pengendara Terabas Garis Batas Berhenti

"Kalau di tempat ini (Tl Jl Bubutan), setiap hari selalu ada yang melanggar garis stop. Pelanggar selalu dilakukan pengendara sepeda motor."

Masih Banyak Pengendara Terabas Garis Batas Berhenti
surya/fatkhul alami
Sejumlah pengendara motor berhenti melewati garis pembatas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tertib berlalu lintas di jalanan menjadi salah satu kunci keselamatan berkendara dari kecelakaan. Tapi, di Surabaya masih banyak ditemui pengendara yang nekat menerabas stop line (garis stop) di traffic light (TL).

Hal ini banyak terlihat di beberapa TL di Kota Pahlawan, terutama di TL yang kerap terjadi penumpukan atau kemacetan, seperti di TL Jl Bubutan, Jl Gemblongan, JL Kalianyar, dan Jl Undaan.

"Kalau di tempat ini (Tl Jl Bubutan), setiap hari selalu ada yang melanggar garis stop. Pelanggar selalu dilakukan pengendara sepeda motor, biasanya pengendara langsung menerobos diantara kemacetan. Kalau mobil sih tidak ada," kata Faisol, salah satu warga Surabaya yang kerap melintas di Jl Bubutan, Rabu (5/7/2017).

Sesuai UU lalu Lintas 2009, setiap kendara -baik roda dua dan empat- tidak boleh melewati garis stop (stope line) di TL. Melanggar garis stop melanggar Pasal 287 jo Pasal 106 ayat (4) huruf a dan b dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500 ribu.

Adanya aturan tersebut, ternyata masih kurang dipatuhi masyarakat yang berlalu lintas di Kota Surabaya. Padahal, Satlantas Polretabes Surabaya selalu mengingatkan dan berkampanye soal garis stop. Seperti memasang sepanduk dan baliho di beberapa titik TL di Surabaya.

"Sebenarnya pengendara sudah banyak yang tahu, tapi tetap saja masih banyak yang melanggar. Apalagi jika tidak ada petugas yang sedang bertugas di dekat TL, pelannggarannya tambah banyak," tutur Anang, seorang pengendara yang kerap melihat pelanggaran di TL Kalianyar.

Selain di Tkl Jl Bubutan dan Undaan, pelanggaran pengendara yang menerabas garis stop juga banyak dijumpai di Tl Jl Gemblongan. Di sana, pengendara biasanya menerabas garis stop atau berhenti tepat di sebra croos yang seharusnya dipakai untuk menyebrang bagi pejalan kaki.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help