Surya/

Berita Banyuwangi

Dua Pria Izin Beristirahat di Musala Polsek, Nyatanya Bawa Benda Tak Terduga Ini

Awalnya, kedua orang itu meminta izin kepada petugas penjaga Polsek Glenmore, dengan maksud numpang istirahat di Musala Mapolsek.

Dua Pria Izin Beristirahat di Musala Polsek, Nyatanya Bawa Benda Tak Terduga Ini
surya/haorrahman
Dua tersangka yang membawa golok dan mercon ke Polsek Glenmore Banyuwangi, Selasa (4/7/2017). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Ibarat peribahasa Jawa, ula marani gepuk (nekat mendekati bahaya tanpa berpikir panjang), dua orang membawa senjata tajam berupa golok dan pisau serta mercon ke kantor polisi.

Akibatnya keduanya ditangkap polisi karena diduga merupakan jaringan teroris.

Apalagi, polisi masih trauma dengan penyerangan markas Polda Sumatera Utara oleh terduga teroris.

Dua orang itu adalah Aji Muhammad I Gusti Ngurai Rai (54) warga Dusun Losari RT 05 RW 03 Desa Kletek Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, dan Sutari (37) warga Dusun Pakel RT 01 RW 02 Desa Ngluntung Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. ‎

Keduanya ditangkap Polsek Glenmore Banyuwangi, Selasa (4/7/2017), karena membawa senjata tajam dan mercon ke Polsek.

Selain itu juga terdapat kunci T yang biasa digunakan oleh pencuri motor.

Awalnya, kedua orang itu meminta izin kepada petugas penjaga Polsek Glenmore, dengan maksud numpang istirahat di Musala Mapolsek.

Setelah masuk ke musala, polisi yang berjaga curiga dengan tas ransel yang dibawa mereka.

"Anggota menggeledah tas yang dibawa mereka," kata Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi, Rabu (5/7/2017).

Ketika digeledah, ternyata isinya adalah berisi satu pisau (sangkur), satu golok, tiga linting mercon, satu kunci T serta satu korek api yang berbentuk senjata api.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help