Berita Malang Raya

Usai Ledakan yang Membakar Tubuh Iwan, Keluarga Malah Terkejut, Ternyata Dia Adalah. . .

Polisi masih belum bisa mendapat keterangan dari Iwan karena korban masih belum bisa diajak berkomunikasi.

Usai Ledakan yang Membakar Tubuh Iwan, Keluarga Malah Terkejut, Ternyata Dia Adalah. . .
surabaya.tribunnews.com/Benni Indo
Rumah Prayit yang porak poranda setelah 1 kg bubuk mesiu yang dipakai untuk membuat petasan meledak. 

SURYA.co.id I MALANG – Polisi masih mendalami kasus ledakan bumbu mesiu di Dusun Klaseman, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Informasi terbaru, korban yang sekaligus pembuat mercon, Iwan, diduga memproduksi mercon secara sembunyi-sembunyi.

"Tetangganya tidak tahu. Ayahnya juga tidak tahu. Dia buatnya sembunyi," kata Kapolsek Dau Kompol Endro Sujiat, Sabtu (1/7/2017).

Polisi masih belum bisa mendapat keterangan dari Iwan karena korban masih belum bisa diajak berkomunikasi. Korban juga baru saja menjalani operasi di bagian kaki karena luka bakar yang parah.

"Kalau nanti bisa diajak komunikasi, akan dapat ketetangan yang jelas. Sejauh ini masih pendalaman kasus berdasar temuan bukti dan saksi di sekitar TKP," ungkap Endro.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Kamis (29/6/2017) sekitar pukul 18.30 wib terjadi ledakan dahsyat yang mengakibatkan rumah milik Prayit yang berada di RT 21/RW 09 rusak parah pada bagian belakangnya. Ledakan itu berasal dari bubuk mesiu yang diperkirakan beratnya lebih dari 1 Kg.

Namun yang menjadi korban adalah anak Prayit yang bernama Iwan Santoso (35). Iwan mengalami luka bakar 85 persen di sekujur tubuhnya. Saat ini ia dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang.

Endro Sujiat menjelaskan kronologis berdasar keterangan dan hasil olah TKP di lokasi kalau luka bakar yang dialami Iwan bukan karena ledakan melainkan karena pakaian yang dipakai Iwan terbakar.

Pakaian Iwan terbakar karena sebuk mesiu. Diduga karena panik, pakaian yang terbakar itu dilempar Iwan. Namun arah lemparannya mengarah ke tempat pembuatan petasan yang berada di depan kamar mandi.

“Karena sifatnya yang mudah terbakar, jadi langsung meledak ketika kena api,” kata Endro ketika berada di lokasi kejadian, Jumat (30/6/2017).

Ledakan itu sangat besar. Akibatnya, tembok yang berada di dekat kamar mandi roboh.

Iwan pun terpental karena ledakan itu. Bahkan diperkirakan jumlah bubuk mesiu yang meledak lebih dari 1 Kg.

Genteng-genteng juga banyak yang runtuh. Bagian belakang rumah mengalami kerusakan parah. Dapur tidak bisa lagi digunakan.

Pantauan suryamalang.com di lokasi, bahkan pakaian dan sarung terlihat tergantung di sebuah pohon di belakang rumah.

Polisi masih menyelediki lebih jauh penyebab ledakan. Sejumlah barang bukti seperti gulungan kertas yang dipakai untuk membuat petasan diamankan dari lokasi kejadian.

Penulis: Benni Indo
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help