Surya/

Liputan Mudik 2017

Dua Hari Jelang Lebaran, Arus Mudik di Jalur Ngantru-Kediri Masih Sepi

Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, arus lalu lintas pada tiga hari menjelang lebaran di Jalur Ngantru-Kediri masih sepi dari pemudik.

Dua Hari Jelang Lebaran, Arus Mudik di Jalur Ngantru-Kediri Masih Sepi
Surabaya.tribunnews.com/David Yohanes
Kondisi lalu lintas di pertigaan Ngantru arah ke Blitar masih lancar pada H-2 lebaran, Jumat (23/6/2017). 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Dua hari menjelang lebaran, arus lalu lintas di jalur Ngantru-Kediri masih sangat lancar dan sepi dari pemudik. Bahkan pembatas lajur yang biasanya untuk mencegah kendaraan balik arah, belum juga dipasang.

Kondisi saat ini sangat berbeda dengan H-3 tahun lalu. Dimana jalur Ngantru Kediri ini dipenuhi kendaraan yang melaju pelan. Lajur yang menuju ke Tulungagung maupun ke Kediri dipisahkan dengan tali pembatas.

Padahal sebelumnya Pemkab Tulungagung memalui Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Tulungagung bersiap memberlakukan sistem buka tutup di jalur ini.

Saking sepinya lalu lintas, Jumat (23/6/2017) sore, kendaraan yang akan ke Blitar bisa langsung belok selepas Jembatan Ngujang.

“Kondisinya sangat lancar, mungkin faktor liburan sekolah sudah jauh-jauh hari, sehingga banyak yang mudik lebih dulu. Kalau seperti ini tidak perlu dipasang (pembatas lajur),” Ipda Karnoto, Kanit Turjawali Satlantas Polres Tulungagung saat di Pos Pengamanan Ngantru.

Sebuah pengeras suara dari Pos Pengamanan memberikan arahan kepada pengendara. Sejumah polisi dengan alat bendera merah juga mengatur lalu lintas hingga ke atas jembatan Ngujang. Saat lalu intas ramai, kendaraan yang akan belok ke Blitar diarahkan lurus dan memutar di Kepuhrejo.

Sementara jumah penumpang di Termina Gayatri Tulungagung mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan. Dalam kondisi normal, bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang datang sebanyak 303 per hari. Sedangkan jumlah penumpang yang datang 3.532 orang per hari.

Untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), di hari biasa armada yang datang sebanyak 22 per hari. Sementara jumlah penumpang yang datang 147 per hari.

Pada H-3 lebaran, 22 Juni 2017, bus AKDP yang datang sebanyak 388 dan membawa 6.956 penumpang. Sedangkan bus AKAP yang datang sebanyak 30 dengan jumlah penumpang 212 orang.

“Kalau diestimasi ada peningkatan sekitar 5,1 persen,” terang Kepala Terminal Bus Gayatri Tulungagung, Oni Suryanto.

Menurut Oni, puncak arus mudik diprediksi pada Jumat (23/6) malam. Jumlah penumpang bisa meningkat 10 persen hingga 11 persen. Selama arus mudik dan baik 2017 ini, ada 319 armada bus yang berangkat dari Terminal Gayatri Tulungagung

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help