Buron Curanmor dari Surabaya Ditangkap Saat Mudik. Lebaran di Penjara deh

Mumpung mau Idul Fitri, pria ini mudik ke Surabaya setelah 4 bulan dicari polisi. Namun niatnya mudik, justru membawanya ke dalam penjara.

Buron Curanmor dari Surabaya Ditangkap Saat Mudik. Lebaran di Penjara deh
Surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Ari Budiman saat diamankan di Polsek Dukuh Pakis, Surabaya. Buron kasus curanmor ini ditangkap setelah sempat empat bulan bersembunyi di Madura. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Empat bulan buron karena kasus pencurian motor, Ari Budiman kangen dengan kampung halaman di Petemon Barat, Surabaya. 

Karena itu, bertepatan dengan momen mudik lebaran, pria 30 tahun ini memilih untuk mudik

Namun apes baginya. Sebelum berhasil berkumpul dengan keluarga, dia lebih dulu dibekuk tim Anti Bandit Polsek Dukuh Pakis, Surabaya. 

Sebelum menangkap Ari, tim Anti Bandit lebih dulu menangkap empat orang anggota kelompoknya.

Empat orang itu adalah Jarwanto (32) asal Jl Olah Raga, Blega, Bangkalan ; Munif (36) asal Jl Petemon Barat Surabaya ; Lukman (26) asal Jl Petemon Barat Surabaya ; dan Imam (30) asal Surabaya.

Kelompok ini sedikitnya telah melakukan pencurian motor di 20 TKP yang tersebar di Surabaya. Terakhir sebelum tertangkap, Ari dan komplotannya ini mencuri motor di Jalan Pradah Kalikendal Gg.VII Surabaya pada Senin (13/2/2017) yang lalu pukul 02.00 WIB.

Kepada Polisi, selama menjadi buron Ada Budiman mengaku lari ke wilayah Madura, di rumah saudaranya tersebut dia menghindar dari kejaran polisi.

Dia juga menyebutkan, dalam setiap hasil penjualan motor curian, dirinya kebagian jatah Rp 500 ribu.

"Uangnya untuk jajan juga Miras (mabuk). Ini pulang untuk lebaran dan acara nikahan adik usai lebaran," aku tersangka Ari Budiman.

Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Ari Trestiawan mengatakan, tersangka Ari Budiman sendiri tertangkap Kamis (22/6/2017) di rumahnya. Saat itu petugas yang mengetahui jika pelaku DPO ini pulang hendak merayakan lebaran.

"Begitu melihat pelaku, Tim Anti Bandit langsung menyergapnya" sebut Ari Trestiawan, Jumat (23/6/2017).

Ari Trestiawan mengatakan, bersama empat pelaku lainnya, tersangka ini melakukan pencurian motor dengan cara merusak kunci setir menggunakan kunci T di 20 TKP.

Dalam lima TKP diantaranya, tersangka Ari Budiman ini berperan sebagai joki juga pemetik.

"Semua kendaraan yang berhasil dicurinya selalu dijual ke wilayah Madura dengan harga mulai dari 2,5 juta Rupiah," tutur Ari Trestiawan.

Dari penangkaan tersangka , polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya 2 buah kunci T berikut mata kunci, sepasang plat nomer dengan Nopol P 2348 MI, 2 buah HP milik tersangka, 1 potong celana Jeans dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Nopol L-3672-VN, warna hitam.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved