Surya/

Berita Surabaya

Reuni Perak Maprada : Rumitnya Telusuri Keberadaan Teman yang Tersebar di Luar Negeri

Mengumpulkan data teman yang sudah tercerai berai menjadi pekerjaan rumah {PR} panitia reuni yang sangat tidak mudah.

Reuni Perak Maprada : Rumitnya Telusuri Keberadaan Teman yang Tersebar di Luar Negeri
surya/achmad pramudito
Reuni Perak Maprada 92 

SURYA.co.id | SURABAYA - Reuni tentu sangat menyenangkan, karena bsa bertemu teman-teman semasa sekolah dulu. Apalagi setelah berpisah selama 25 tahun.

Namun, mempersiapkan sebuah ‘pesta reuni’ ternyata tidaklah mudah.

Mengumpulkan data teman yang sudah tercerai berai menjadi pekerjaan rumah {PR} panitia reuni yang sangat tidak mudah.

Itu pula yang dialami panitia reuni SMA Kristen Petra 2 Manyar Surabaya (Maprada) angkatan 1992.

PR yang harus mereka tuntaskan adalah mendapatkan alamat dan keberadaan teman mereka di 10 kelas atau sekitar 411 orang yang sudah lama tidak lagi bersua.

“Buku kenangan yang kami punya saat lulus sekolah itu menjadi acuan kami ketika kami berusaha menelusuri keberadaan teman-teman kami,” kata Gunawan Gitang, Ketua Panitia Reuni Maprada ‘92.

Namun, buku itu ternyata tak sepenuhnya akurat. Sebab, setelah 25 tahun, banyak kawan mereka yang pindah rumah. Tak hanya keluar kota atau keluar pulau.

“Setelah kami lacak ternyata malah ada yang sudah pindah ke luar negeri. Ini yang bikin kami tambah pusing mencarinya,” tuturnya.

Komunikasi menjadi halangan panitia untuk tetap saling ‘silaturahmi’ setelah berpisah.

Sebab, di masa itu belum ada teknologi macam BlackBerry Messanger (BBM) ataupun WhatsApp (WA).

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help