Surya/

Arus Mudik Lebaran 2017

PT KAI Sediakan 2 Gerbong Khusus Kaum Disabilitas, ini Nama Keretanya

"Kami sediakan gerbong khusus untuk mereka (kaum disabilitas)," terang Kepala Daop 8 Surabaya, Dadan Rudiansyah.

PT KAI Sediakan 2 Gerbong Khusus Kaum Disabilitas, ini Nama Keretanya
surya/nuraini faiq
NYAMAN - Petugas saat mencoba kenyamanan salah satu gerbong yang khusus disediakan bagi disabilitas. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya melayani khusus penumpang Disablitas. Mereka yang mengalami keterbatasan fisik akan mendapat tempat khusus yang lebih nyaman.

Selama arus mudik dan balik akan memberikan layanan khusus kepada penumpang Disabilitas itu. Dua gerbong disediakan untuk para penyandang cacat ini.

"Mereka para penyandang difabel nyaris tak terlayani dengan tuntas. Kami sediakan gerbong khusus untuk mereka," terang Kepala Daop 8 Surabaya, Dadan Rudiansyah, Senin (19/6/2017).

Mulai dari masuk stasiun, akses menuju pintu kereta telah didesain khusus agar kursi roda bisa masuk. Begitu juga lorong dan kursi di dalam KA juga bersahabat dengan kaum difabel.

KA yang khusus menyediakan dua gerbong untuk penumpang Disabilitas saat mudik dan balik adalah KA Gaya Baru Malam Selatan. KA ini adalah KA Tambahan saat mudik.

KA ekonomi kelas Premium ini memang relatif istimewa. KA dengan rute Pasar Senen (Jakarta)-Gubeng (Surabaya)-Malang Kota berpendingin ruangan alias AC.

Tidak hanya itu, setiap gerbong ada dua layar televisi. "Termasuk setiap gerbong akan termonitor CCTV sehingga tingkat keamanan penumpang terjaga," tambah Dadan.

Satu gerbong khusus disabilitas itu relatif longgar dan luas. Satu gerbong berkapasitas 80 seat. Bahkan kursi ini juga lebih longgar karena tumpuan kaki tidak ada.

Penumpang Disabilitas itu juga akan lebih nyaman karena sandaran tempat duduk bisa disesuaikan posisi tubuh. Bisa ditegakkan atau sandar.

Agus Dwinanto, Manajer Angkutan Penumpang menuturkan bahwa layanan khusus Disabilitas ini adalah kali pertama dilayani saat arus mudik.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help