Surya/
Grahadi

Pemprov Jatim

Pakde Karwo Ajak Kadin dan HIPMI Urus UMKM

”Oleh sebab itu, Kadin dan HIPMI harus bisa membaca situasi seperti itu. Salah satunya adalah memperhatikan sektor UMKM,” ujar Pakde Karwo.

Pakde Karwo Ajak Kadin dan HIPMI Urus UMKM
foto: Humas Pemprov Jatim
Gubernur Soekarwo saat Buka Puasa Bersama Kadin Jatim dan Himpunan Pengusahaha Muda Indonesia (HIPMI) beserta Anak Yatim di Kantor Kadin Jatim, Surabaya, Senin (19/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Di era globalisasi, sektor UMKM harus mendapatkan perhatian. Oleh sebab itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jatim untuk ikut mengurus sektor UMKM. Selain Kadin Jatim, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) juga harus ikut mengurusnya.

Demikian disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat Buka Puasa Bersama Gubernur, Kadin Jatim dan Himpunan Pengusahaha Muda Indonesia (HIPMI) beserta Anak Yatim di Kantor Kadin Jatim, Surabaya, Senin (19/6/2017).

Dijelaskan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim, krisis ekonomi global yang melanda Eropa diprediksi berlangsung panjang.

Hal tersebut disebabkan tingkat daya beli masyarakat di kelas menengah mengalami penurunan. Secara tidak langsung, krisis tersebut bisa berpengaruh bagi Jatim.

”Oleh sebab itu, Kadin dan HIPMI harus bisa membaca situasi seperti itu. Salah satunya adalah memperhatikan sektor UMKM,” ujarnya.

Apabila sektor UMKM tidak diurus, menurut Pakde Karwo, akan berdampak jelek bagi ekonomi mikro.

Kadin dan HIPMI, lanjutnya, tidak boleh terjebak menjadi multinasional corporation. Apabila ini dilakukan maka Kadin dan HIPMI bisa menjadi bankrut karena faktor efisiensi.

”Awalnya mungkin bagus, tapi pasar akan semakin kecil karena posisi industri mikro pada posisi jatuh. Maka dari itu, betapa pentingnya Kadin dan HIPMI mengurus industri mikro,” ungkapnya.

Pakde Karwo menjelaskan, industrialisasi bisa berdampak negatif bagi keberadaan UMKM, karena konsep yang dianut adalah efisiensi.

Dengan adanya efisiensi akan menyebabkan disparitas keadilan yang menonjol.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help