Surya/

Jumlah Pasien di RSUD Dr Soetomo Selama Lebaran Diprediksi Berkurang

Jumlah pasien yang masuk ke RSUD Dr Soetomo selama libur lebaran 2017 diperkirakan bakal mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Ini alasannya...

Jumlah Pasien di RSUD Dr Soetomo Selama Lebaran Diprediksi Berkurang
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya memprediksi kunjungan pasien selama libur lebaran akan berkurang.

Hal ini dilihat dari grafik kunjungan pada 2015 dan 2016 yang cenderung menurun.

Direktur RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Harsono mengungkapkan yang paling diwaspadai dalam liburan lebaran adalah pencernaan anak-anak yang cenderung terganggu. Selain itu kecelakaan lalu lintas saat mudik serta penularan penyakit khususnya saluran pernafasan sangat rentan terjadi

“Anak-anak biasanya kaget saat lebaran langsung makan terus setelah puasa. Tapi kalau melihat trennya dengan adanya BPJS, akan banyak pasien yang tertangani di faskes pratama sebelum dirujuk ke RSUD Dr Soetomo,” jelasnya pada SURYA.co.id, Senin (19/6/2017).

Untuk melayani kunjungan pasien selama lebaran,dikatakannya, rumah sakit rujukan Indonesia Timur ini menyiagakan 121 tenaga on call selama 24 jam. Tenaga on call 24 jam yang meliputi 83 tenaga pelayanan dan 38 tenaga penunjang disiagakan mulai tanggal 23 Juni hingga 03 Juli 2017.

“Ada 6 ruang operasi kami siagakan, jumlah perawat di ruang bedah juga kami maksimalkan. Selain itu tenaga on call akan bertugas secara bergantian sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan serta dilarang mematikan ponselnya selama 24 jam,”ujarnya.

dr Hendrian D Soebagjo, wakil direktur penunjang medik menambahkan sarana operasional seperti ambulans umum dan jenazah, radiologi dan CT scan, layanan laboratorium juga disiagakan. Untuk logistik nonmedik beserta stok cadangan medis lainnya telah disiapkan.

"Aktivitas di sini akan berjalan normal, seperti rawat inap, ambulans, obat dan logistik medik, layanan gizi untuk makanan pasien maupun petugas, jaringan informasi teknologi, serta peningkatan pengamanan dari Satpol PP maupun keuangan," urainya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help