Surya/

Harian Surya dan Tempo Institute Ajak Mahasiswa dan Jurnalis Buat Liputan Investigasi

Harian Surya bekerjasama dengan Tempo Institute dan Free Press Unlimited mengajak penggiat media untuk membuat produk liputan investigasi.

Harian Surya dan Tempo Institute Ajak Mahasiswa dan Jurnalis Buat Liputan Investigasi
surabaya.tribunnews.com/Eben Haezer
Setri Yasra (kiri), Redaktur Pelaksana Desk Investigasi Tempo dan Suyanto (tengah), saat memimpin diskusi program Peningkatan Kapasitas Bagi Jurnalis Khusus untuk Liputan Investigatif, Senin (19/7/2016), di kantor Harian Surya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Harian Surya bekerjasama dengan Tempo Institute dan Free Press Unlimited menggelar ajang Peningkatan Kapasitas Bagi Jurnalis Khusus untuk Liputan Investigatif, Senin (19/7/2016).

Selain diikuti jurnalis dari sejumlah media massa di Surabaya, ajang ini juga diikuti oleh citizen journalist serta mahasiswa anggota LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) dari beberapa kampus di Jawa Timur.

Setri Yasra, Redaktur Pelaksana Desk Investigasi Tempo, mengatakan bahwa liputan investigasi menjadi sebuah kebutuhan bagi jurnalisme masa kini yang harus bersaing dengan kecepatan informasi di media sosial dan media online.

"Saat ini melalui media sosial, semua orang bisa menjadi produsen informasi. Wartawan seringkali justru kalah cepat dalam memperoleh informasi dibandingkan pengguna media sosial. Karena itu, jurnalisme investigasi adalh kunci untuk menghadapi tantangan tersebut," ujar Setri.

Dia menambahkan, Tempo Institute saat ini telah menyediakan dukungan dan membuka kesempatan bagi jurnalis-jurnalis warga, termasuk anggota LPM, untuk berlatih membuat peliputan investigasi.

Dengan demikian, peran jurnalisme dalam mendorong kebijakan, mengungkap pelanggaran, serta menciptakan perubahan, dapat semakin dimaksimalkan.

"Kami membuka peluang bagi teman-teman pers mahasiswa maupun media-media lokal untuk berlatih membuat liputan investigasi. Silakan kirim proposal, yang terbaik akan dapat kesempatan membuat liputan investigasi di bawah mentoring dari redaksi Tempo," tuturnya.

"Hasil liputannya juga akan ditayangkan di Tempo," pungkas dia.

Para mahasiswa dan jurnalis peserta program Peningkatan Kapasitas Bagi Jurnalis Khusus untuk Liputan Investigatif yang digelar Harian Surya dan Tempo Institute, Senin (19/6/2017).
Para mahasiswa dan jurnalis peserta program Peningkatan Kapasitas Bagi Jurnalis Khusus untuk Liputan Investigatif yang digelar Harian Surya dan Tempo Institute, Senin (19/6/2017). (surabaya.tribunnews.com/Iksan Fauzi)

Sementara itu, Suyanto, redaktur Harian Surya yang pernah memimpin desk Liputan Khusus, mengatakan bahwa Harian Surya adalah satu-satunya media cetak di Jatim yang selalu berupaya menyuguhkan liputan mendalam yang berbeda dari media lainnya.

Baginya, hal ini adalah tantangan tersendiri mengingat Harian Surya terbit setiap hari. Sementara dalam membuat liputan investigasi, durasi peliputan yang panjang merupakan salah satu kunci keberhasilannya.

"Tetapi beberapa liputan khusus di Harian Surya telah berhasil menciptakan dampak besar meski hanya di tingkat lokal. Dampak seperti inilah yang sebenarnya diharapkan muncul dari liputan investigasi," kata Suyanto.

Penulis: Eben Haezer Panca
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help