Kamis, 7 Mei 2026

Berita Surabaya

Serunya Bermain Sepak Bola Api di Simokerto, Surabaya

Sang wasit perlahan menyiramkan bahan bakar ke batok kepala dan kemudian disulut api. Para pemain pun segera berebut bola api.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Yuli
fatimatuz zahro
Suasana bermain sepak bola api di kampung dolanan RT 4 RW 2 Kelurahan/Kecamatan Simokerto, Surabaya Sabtu (17/6/2017) malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga RT 4 RW 2 Kelurahan/Kecamatan Simokerto, Surabaya, merayakan permainan sepak bola api di pelataran bantaran rel kereta api Sidotopo. 

Di tengah lapangan kosong dekat rel batok kelapa yang dijadikan bola sudah siap. Sang wasit perlahan menyiramkan bahan bakar ke batok kepala dan kemudian disulut api. Para pemain pun segera berebut bola api.

Ahmad Suwagiyono, salah satunya. Ia adalah salah satu pemain sepak bola api yang digagas oleh karang taruna RT 4. Tanpa menggunakan alas kaki, ia mencoba menggiring bola api untuk dilesakkan ke gawang lawan.

Ia tak terlihat gentar meski kakinya polosan saja menyentuk bola api. "Sudah lama nggak main sepak bola api. Dulu pernah main tapi sudah lama saat masih kecil, sekarang saya sudah kepala empat," kata pria yang lebih akrab disapa Ateng ini.

Selain menggelar pertandingan sepak bola api ini, warga kampung ini juga sering mengajak anak-anak untuk bermain permainan tradisional yang lain. Seperti egrang, engkle, dakon dan juga gasing serta gobak sodor.

"Itu sebabnya kami menggagas kampung ini menjadi kamoung dolanan. Yang visi dan misinya ingin menjadikan kampung ini pusat kajian permainan tradisional. Bukan hanya jenisnya saja, melainkan juga aturan, dan filosofinya," kata Pembina Karang Taruna RT 4 RW 2 Kelurahan Simokerto Kecamatan Simokerto Mustofa Sam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved