Surya/

Citizen Reporter

Pesta Literasi ala Forum Interaksi Guru Jawa Timur

literasi dan aktif menulis menjadi ciri pembeda satu guru dengan guru lainnya.. maka, menulis menjadi pilihan guru pegiat literasi di komunitas Figur

Pesta Literasi ala Forum Interaksi Guru Jawa Timur
pixabay
ilustrasi 

Reportase KHOIRUN NISAK
Pegiat literasi/Guru di UPT TPI Gedangan Sidoarjo

LAPAR dan haus di bulan puasa Ramadan ternyata tak lantas menjadikan para pegiat literasi ini berdiam diri tanpa melakukan aktivitas bermakna. Di rumah makan Redjo Mulyo, Sooko, Mojokerto, Minggu (28/5/2017), 20 pegiat literasi dari berbagai daerah berkumpul dan mulai berpesta literasi. 

Saat itulah terbentuk komunitas Forum Interaksi Guru (Figur) Literasi Jawa Timur dan mereka yang hadir langsung didaulat menjadi pengurus.

Sosok cantik Budiarini MPd didaulat sebagai pembina dalam forum ini. “Forum ini didirikan untuk menjalin persaudaraan dan menandai kalau guru itu bisa menulis dan bisa mengembangkan diri di bidang literer. Selain itu, forum ini juga akan menerima keanggotaan secara umum sebagai langkah jangka panjangnya,” ujar Budiarini.

Pada kesempatan ini pula, ia membagikan tip menjadi penulis yang tidak manja. Di antaranya, harus mampu menjadi penulis sekaligus edior tulisan sendiri. Minimal, dapat menghindarkan naskah buku dari salah eja.

“Jangan sampai mengalami apa yang saya alami. Saya tidak memeriksa ulang naskah pdf saya dari salah satu penerbit, akhirnya banyak sekali kesalahan eja. Saya mendapat teguran dari pembeli. Karena meragukan lulusan pendidikan sastra Indonesia saya. Jangan sampai terjadi," harapnya.

Seusai wejangan dari pembina, komitmen yang luar biasa ditunjukkan oleh segenap pengurus dengan langsung menyusun pengurus inti dan membagi job description masing-masing.

Sebelum acara berakhir, Dr Ida Sukowati MPd, pembina 2 Figur menyampaikan, forum ini didirikan dengan konsep dan tujuan meningkatkan kemampuan literer anggotanya. Sekaligus wadah publikasi karya guru.

“Banyak penerbit yang mau menerbitkan karya guru. Syaratnya, tulisan tersebut harus betul-betul memenuhi kaidah-kaidah penulisan. Oleh karenanya, penulis juga harus memahami cara mengedit naskah,” ujarnya.

Agenda penyusunan pengurus resmi ditutup pukul 13.00 WIB ditandai dengan foto bersama untuk mengabadikan kegiatan.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help