Surya/

Kesehatan

Kesal Warna Kulit di Sekitar Daerah Intim Berubah Karena Penuaan Dini? ini Penyebabnya

Perubahan warna kulit, khususnya di daerah intim, membuat jengkel banyak perempuan. Ternyata, ini penyebabnya.

Kesal Warna Kulit di Sekitar Daerah Intim Berubah Karena Penuaan Dini?  ini Penyebabnya
netdoctor
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Timbulnya perubahan warna pada kulit tentu sangat tidak disukai para wanita. Apalagi perubahan warna itu terjadi di daerah sensitif kewanitaan. 

Padahal, perubahan warna sebagai tanda penuaan dini pada kulit itu wajar terjadi, terutama bagi mereka yang tinggal di iklim tropis.

“Kondisi ini makin cepat terjadi pada mereka yang suka menahan buang air kecil. Biasanya karena alasan susah buka baju sehingga lebih suka menahan keinginan ke kamar mandi,” kata Dr Fanny Imannuddin dari Puraforma Clinic.

Perubahan warna kulit ini, lanjut Fanny, juga bisa terjadi lantaran jarang ganti pakaian dalam. Jika hal tersebut dilakukan terus menerus pasti bakal menimbulkan iritasi ringan pada kulit, dan efek berikutnya adalah kulit berubah jadi lebih gelap.

Selain terjadi pada daerah intim, perubahan warna kulit ini bisa pula terjadi pada area bawah ketiak, leher, puting payudara, dan siku.

“Bagi wanita aktif, kondisi ini tentu menimbulkan rasa tidak percaya diri saat berada di lingkungan orang banyak,” katanya.

Kondisi yang membuat tidak nyaman dan mengurangi rasa percaya diri itu bisa diatasi menggunakan teknologi Pink Intimate System.

Treatment ini bisa menjadi solusi non invasif yang ideal untuk mendapatkan kembali kemudaan dan pengencangan yang berkurang karena bertambahnya usia seseorang.

Puraforma Pink intimate System menggabungkan bahan medical peeling yang aman yaitu MCA, kojic acid, glutathione, dan rucinol.

Hasil yang diperoleh dari treatment yang berasal dari Italia ini adalah pencerahan kulit area intim seperti area sekitar vagina, puting payudara, bawah ketiak, dan area gelap lainnya secara instan.

Selain itu, juga menghaluskan kulit pada area yang sensitif sehingga kulit menjadi lebih sehat. Manfaat lainnya yaitu mengencangkan dan meremajakan kulit yang sensitif baik untuk pria maupun wanita.

Treatment ini menggunakan bahan-bahan yang natural seperti Urea Peroxide, Mono Chlor Acetic Acid sebagai media transport bahan aktif lainnya dengan optimal. “Tanpa rasa perih, iritasi bahkan nyeri saat mendapatkan treatment ini,” bebernya.

Pengerjaannya pun hanya dalam waktu 15 menit. Dan hasilnya bisa dirasakan setelah empat kali menjalani treatment Pink Intimate System.

Selain menjalani treatment, Fanny mengingatkan agar rutin melakukan penggantian pakaian dalam.

“Kalau kulit lembab tentu mudah terjadi iritasi dan perubahan warna kulit itu,” tandasnya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help