Surya/

Berita Mojokerto

Ini Kronologi Operasi Tangkap Tangan yang Dilakukan KPK di DPRD Kota Mojokerto

Terlihat jelas segel KPK Line bewarna hitam dan merah bertuliskan "Dilarang Melintas Garis" di depan pintu ruangan.

Ini Kronologi Operasi Tangkap Tangan yang Dilakukan KPK di DPRD Kota Mojokerto
surya/rorry nurmawati
Ruang pimpinan DPRD Kota Mojokerto yang disegel oleh KPK terkait dugaan OTT. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) menyegel tiga ruang kerja badan legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto, Sabtu (17/6/2017).

Terlihat jelas segel KPK Line bewarna hitam dan merah bertuliskan "Dilarang Melintas Garis" di depan pintu ruangan.

Tiga ruangan yang disegel tersebut adalah, ruang kerja pimpinan DPRD Kota Mojokerto yang ditempati tiga pimpinan daerah.

Yakni Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo, Wakil Ketua DPRD Abdullah Fanani, dan Wakil Ketua DPRD Umar Faruq.

Selain itu, penyegelan juga dilakukan di ruangan Sekretaris DPRD Kota Mojokerto dan ruang kerja Komisi III yang berada di lantai satu.

Dari keterangan anggota DPRD Kota Mojokerto Dwi Edwin Endra Praja, Jumat (16/6/2017) malam sedang ada kegiatan hearing terkait pembangunan Politeknik PENS di kantor DPRD.

Hearing tersebut berlangsung dari pukul 21.00 wib hingga 24.00 WIB.

Baru sekitar pukul 01.00 wib, ada tiga orang memakai rompi bertuliskan KPK tiba-tiba masuk.

"Tiga orang yang pakai rompi ini menyegel ruang kerja pimpinan, lalu ruang Komisi III dan ruang sekwan," katanya.

Saat penyegelan terjadi, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo tidak berada di kantor melainkan telah pulang ke rumah.

Informasi yang dihimpun, diduga KPK menangkap terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Wiwiet Febryanto, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo dari PDIP, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Abdullah Fanani dari PKB, dan Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dari fraksi PAN Umar Faruq saat rapat di kantor DPD PAN Kota Mojokerto.

Sampai saat ini belum ada informasi terkait apa yang melatarbelakangi OTT KPK.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help