Surya/

Gadget

Sukses Budling dengan Operator, Haier Percaya Diri Luncurkan Smartphone Android

"Brand Haier sudah memiliki pabrik di Kerawang dengan kapasitas produksi 10.000 unit per hari."

Sukses Budling dengan Operator, Haier Percaya Diri Luncurkan Smartphone Android
surya/sugiharto
Dua orang pramuniaga mendemokan cara memadukan Haier leisure L7 dengan headset VR di Hotel Harris Surabaya, Kamis (15/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah 10 tahun melayani bundling dengan operator seluler, brand ponsel asal China, Haier, mulai masuk ke segmen retail smartphone berbasis android.

Respons pasar dengan penjualan via online yang positif, membuat distributor percaya diri, agresif memasarkan seri smartphone baru Haier Leisure L7.

"Brand Haier sudah memiliki pabrik di Kerawang dengan kapasitas produksi 10.000 unit per hari. Selama 10 tahun bundling dengan operator, juga sudah ratusan juta unit yang berada di pasaran. Sehingga kami percaya diri untuk bermain di pasar smartphone berbasis android," kata Taufan Tanoto, Country Manager Overseas Market Departement Haier Mobile, di Surabaya, Kamis (15/6/2017).

Karena sebelumnya sudah dikenal di pasar, Haier mobile menolak seri ini menjadi produk pertamanya. Namun diakui, seri Leisure L7 ini merupakan smartphone besutan Haier yang membidik segmen menengah dengan aneka keunggulannya.

Bobby Ivan, Division Manager PT Datascrip, sebagai distributor Haier, menyebutkan, pihaknya optimis seri ini mampu menarik pasar smartphone Indonesia.

"Dengan segala keunggulan yang ada, kami siap masuk ke pasar. Kinerja smartphone ini semakin optimal dengan hadirnya chipset Qualcomm Snapdragon 430 yang dipadukan dengan prosesor 64-bit Octa-Core ARM Cortex A53 dan RAM 3GB," jelas Bobby.

Selain itu, juga jaringan 4G untuk semua operator telekomunikasi baik GSM maupun CDMA. Bobby menyebut, seri ini hybrid.

Mampu digunakan untuk jaringan keduanya. Sedangkan jaringan 4G-nya, mendukung jaringan LTE FDD maupun TDD.

Smartphone yang dibanderol di harga Rp 2,099 juta itu, menurut Herry SW, pengamat gadget, ada keunggulannya di layanan voice of LTE dan voice of wifi.

"Jadi bila misalnya keluar negeri, kemudian di area itu ada wifi, bisa telepon tanpa terkena roaming biaya internasional. Cukup memanfaatkan jaringan wifi tersebut," jelas Herry SW.

Rahmad Jati Waluyo, Senior Sales Manager Datascrip, menambahkan, pihaknya memiliki jaringan distribusi sebanyak 30 di wilayah kota Surabaya.

"Distributor ini merupakan lini kami untuk penjualan offline. Sementara online tetap kami teruskan melalaui lapak-lapak penjualan online, salah satunya di Lazada," tambah Jati.

Selain itu, juga layanan purna jual berupa service center yang sudah ada 16, salah satunya di Surabaya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help