Berita Surabaya

Kendarai Motor, Pria Ini Dicegat, Lalu Dipukuli dan Ditendangi, Ternyata Tujuh Pelakunya. . .

Kepala Catur dipiting, dipukul di bagian punggung, dan ditendang dari belakang. Motor Catur dibawa paksa. Ternyata pelakunya...

Kendarai Motor, Pria Ini Dicegat, Lalu Dipukuli dan Ditendangi, Ternyata Tujuh Pelakunya. . .
surya/fatkhul alamy
Sebanyak 18 motor rampasan yang dilakukan para debt collector diamankan tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya mengamankan tiga orang debt collector.

Mereka diringkus lantaran diduga melakukan tindak kekerasan dan meminta paksa motor para nasabah perusahaan pembiyaan yang telat bayar angsuran.

Tiga orang debt collector yang dibekuk, yakni Jumari (41), warga Jl Sedayu, Toyib (32), warga Jl Dukuh Bulak Banteng Timur dan Romli (27), warga Jalan Sidokapasan Surabaya.

"Modus yang dilakukan pelaku mencegat, kemudian di jalan pelaku melakukan kekerasan. Pelaku memukul, menendang dan motor korban dirampas," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal, Kamis (15/6/2017).

Dalam kasus ini, sebenarnya melibatkan tujuh debt collector.

Empat pelaku lainnya belum tertangkap dan masih dikejar tim Anti Bandit.

Iqbal menyesalkan tindakan kekerasan dan main hakim sendiri yang dilakukan para debt collector.

"Indonesia negara hukum, bukan barbar, semua ada aturannya. Kami akan menindak tegas," terang Iqbal.

Awal mula kasus ini saat Jumari sebagai pemilik PT Anugerah Duta Putra melakukan kerjasama dengan FIF untuk pengamanan obyek atau unit jaminan hutang sesuai dengan perjanjian fidusia.

Kemudian pada 10 Juni 2017 lalu, Jumari meminta enam anak buahnya menarik motor milik Catur Purna Nugraha, warga Perumahan TAS II, Sidoarjo.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved