Surya/

Persona

Ini Tips Arta Megayanti Agar Tak Sulit Cari Makan Saat Liburan di Kota Batu

RR Arta Megayanti Kusuma Wardana punya trik agar tak sulit cari makan saat liburan di kota Batu. Ini tipsnya...

Ini Tips Arta Megayanti Agar Tak Sulit Cari Makan Saat Liburan di Kota Batu
ist/dok.pribadi
RR Arta Megayanti Kusuma Wardani 

SURYA.co.id | BATU - RR Arta Megayanti Kusuma Wardani punya trik agar tak kesulitan mencari makan ketika berlibur ke Kota Batu, Jawa Timur.

Pengajar di SMPN 1 Babat dan SMAN 1 Babat, Lamongan, itu terlebih dulu memesan makanan sebelum berangkat ke Kota Wisata tersebut.

Trik itu ia lakukan saat berkunjung ke sana terakhir kali sehari sebelum Ramadan tahun ini. Malam sebelum berangkat, ia telah memastikan pihak villa tempat menginap menyediakan makanan untuk rombongan. Kebetulan, ia berangkat bersama 24 orang lain, yakni para siswa SMP, guru pendamping, dan sopir.

“Menurutku, kalau mau pergi dalam jangka waktu lama, satu hari, misalnya, mesti pesan dulu,” kata wanita kelahiran Lamongan 12 Agustus 1992 itu.

Trik itu ia lakukan bukan tanpa alasan. Beberapa tahun lalu ketika masih berkuliah, Arta pernah kesulitan mencari makanan berat tatkala singgah di Alun-alun Kota Batu sekitar pukul 22.30 WIB. Akhirnya, dia memilih untuk makan ketan di salah satu kedai terkenal di sekitar alun-alun.

Mencari makanan di Kota Batu memang cukup sulit selepas pukul 22.00 WIB. Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso pun tak mengingkari hal tersebut. Menurutnya, bukan hanya wisatawan yang kesulitan mencari makanan berat pada malam hari. Tapi juga warga lokal.

Karena sudah terlebih dulu memesan makanan, Arta tak lagi mengulang pengalaman sulitnya mencari makan di Batu. Toh, saat itu kondisi kota tersebut tak terlalu padat wisatawan. Buktinya, saat berkunjung ke Museum Angkut (tempat wisata milik Jatim Park Group), pengunjung tak berjubel.

“Lumayan lebih ramai di alun-alun. Kami sampai pindah dua kali untuk mencari tempat parkir. Di tempat parkir pertama, full. Kami cari lagi di seberangnya alun-alun,” tutur Yuk Lamongan Terfavorit 2008 itu. Rombogannya berangkat ke Batu menaiki sebuah minibus dan mobil.

Kota Batu sebagai tujuan wisata tersohor di Jatim, bagi Arta, masih tetap layak dikunjungi dengan pelbagai kekurangannya. Di sana, lanjut dia, banyak tempat wisata keren yang tak dimiliki daerah lain. Selain itu, beberapa tempat wisata juga punya nilai edukasi.

“apalagi suasananya lebih mendukung daripada daerah Jatim lain. Hanya saja, di Batu itu kan pas hari libur macet. Harapannya, akses jalan di sana dibikin lebih teratur lagi. Biar lebih tertata dan enggak menimbulkan macet saat memasuki kawasan wisata," tuturnya. 

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help