Surya/

Citizen Reporter

Dari Waluh Jadilah Sabun

labu kuning atau waluh ternyata bukan sekadar bahan pangan kaya antioksidan, khasiatnya kian dahsyat saat disulap menjadi sabun wajah dan raga...

Dari Waluh Jadilah Sabun
good housekeeping
Labu kuning 

Reportase Arie Julia Cristy
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

PENGGUNAAN sabun menjadi hal penting menyangkut kebersihan. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sabun seringkali terbuat dari ekstrak wewangian buah atau bunga yang tak banyak dijumpai di Indonesia.

Demi mengangkat kekayaan buah lokal yang mudah dijumpai, Ellisa Widjanarko, menciptakan inovasi sabun transparan yang dapat diaplikasikan untuk membersihkan tubuh hingga wajah,”  ungkap Farida Lanawati Darsono, dosen Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) tentang anak didiknya Ellisa Widjanarko.

Mahasiswi jurusan apoteker di Fakultas Farmasi UKWMS ini mengaku terinspirasi ketika melihat beragam kosmetik berbagai bentuk, namun pemanfaatan bahan alam yang dipakai cukup sedikit.

“Padahal beragam bahan alam lain yang ada di Indonesia juga memiliki kandungan zat berkhasiat yang tak kalah tinggi,” ujar Ellisa.

Misalnya labu kuning atau waluh kuning mudah ditemui dan dibeli karena harganya yang relatif murah. Kandungan betakaroten labu kuning berpotensi diformulasikan menjadi sediaan kosmetik yang berkhasiat sebagai antioksidan.

Sabun transparan diartikan sebagai sabun yang mampu meneruskan cahaya, sehingga obyek yang berada di balik sabun dapat terlihat dengan jelas hingga jarak enam cm. Sabun kreasi Ellisa ini berwarna kuning hingga cokelat, tergantung dari banyaknya ekstrak yang diberikan.

Varian sabun batang dipilih karena harganya murah dan memiliki aksi membersihkan lebih baik daripada sabun cair. Dari sinilah tercipta sabun transparan ekstrak labu yang mengandung antioksidan tinggi sehingga menutrisi seluruh bagian tubuh.

Berbagai penelitian menunjukkan konsumsi antioksidan secara oral (melalui mulut) perlu diimbangi dengan penggunaan antioksidan secara topikal (melalui kulit). Alasannya karena seringkali kandungan antioksidan yang diminum tak cukup untuk sampai ke epidermis kulit, sehingga gagal menutrisi dan melindungi kulit dari radikal bebas.

Dari situlah Ellisa memilih sediaan sabun, disamping dapat membersihkan juga dapat menutrisi kulit. Proses pembuatan sabun transparan adalah dengan mereaksikan bahan lemak/minyak dengan basa (alkali).

Halaman
12
Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help