Surya/

Citizen Reporter

Pesan Persatuan Dari Komunitas Guru TPQ Surabaya

Pesan-pesan persatuan ummat dapat disebarkan di mana saja, termasuk di forum guru TPQ di Surabaya ini.

Pesan Persatuan Dari Komunitas Guru TPQ Surabaya
citizen reporter/fajar sidik
Pesan penguatan persatuan ummat dan menjaga semangat para pengajar quran dalam mendidik anak-anak muslim di Surabaya disampaikan dalam acara yang digelar PC Salimah Sambikerep, Surabaya, Minggu (11/6/2017). 

Reportase Fajar Sidik, Warga Manukan Mulyo, Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA – Negara ini sedang terkoyak-koyak. Perbedaan yang harusnya menjadi rahmat, justru menjadi bibit-bibit permusuhan. Perbedaan yang seharusnya menjadi perekat kebersamaan, menjadi dasar terjadinya perpecahan. Perbedaan yang seharusnya menyatukan, menjadi bara yang membakar kedamaian.

Alih-alih menguatkan ukhuwah islamiyah, justru merajut luka-luka khilafiyah

Perbedaan-perbedaan pandangan dalam islam merupakan rahmat dari Allah SWT. Sikap menghargai pendapat, pandangan dan pemikiran antar ummat, perlu dipelihara dan dijaga agar persatuan tetap kokoh. Agar kekuatan ummat islam tidak tercerai berai dan mendukung bangsa ini menjadi negara yang kuat.

Dari mana memulai hal-hal tersebut. Mulailah dari Taman Pengajian Quran (TPQ) yang bapak-ibu bina saat ini

Itulah beberapa pesan persatuan dari Ustadz Rifqi Nujuludin yang disampaikan kepada puluhan guru TPQ yang tergabung dalam Komunitas Guru TPQ Surabaya.

Pesan persatuan tersebut penting dilakukan agar dalam beberapa tahun kedepan, perbedaan pendapat yang terjadi dapat disikapi secara dewasa.

Sehingga perbedaan tersebut benar-benar menjadi rahmat yang menambah perspektif berfikir ummat Islam, bukan menjadi pemicu terjadinya perpecahan.

Amanah persatuan tersebut harus mulai ditanamkan oleh guru-guru TPQ kepada santri-santrinya, sehingga ke depan diharapkan akan hadir seorang tokoh ummat yang mampu menyatukan perbedaan dan menggerakkan ummat kepada cita-cita yang lebih hakiki.

Acara yang dihelat PC Salimah Sambikerep pada Ahad/Minggu (11/6/2017) di Masjid At-Taqwa Kapasan tersebut mengundang guru-guru TPQ terbaik wilayah Surabaya.

Dalam kegiatan itu, disampaikan pesan penguatan persatuan ummat dan menjaga semangat para pengajar quran dalam mendidik anak-anak muslim di Surabaya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua PC Salimah Sambikerep, Cik Maryanti, dalam sambutannya.

”Alhamdulillah PC Salimah Sambikerep mengundang Komunitas Guru TPQ dari kecamatan Sambikerep, Tandes dan Benowo, untuk menyamakan langkah menyatukan ummat yang akhir-akhir ini sibuk dengan permasalahan khilafiyah. Semoga acara hari ini dapat menjadi gerakan bersama untuk mendidik anak-anak kita dalam menghargai perbedaan pendapat yang bersifat cabang islam,” tuntas Cik Maryanti.

Selain memproklamirkan pesan persatuan, dalam acara tersebut turut dibagikan santunan berupa beras seberat 5 Kg kepada 35 guru TPQ yang hadir. Pembagian santunan tersebut sebagai bentuk komitmen Salimah sebagai organisasi yang peduli terhadap perempuan, anak dan keluarga Indonesia.

Penulis: TI Jkt Agung
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help