Pesona Ramadan

Bukber ala Ponpes Entrepreneur AL Baihaqi, Menjalin Kebersamaan lewat Filosofi Terong Bakar

Persis di hadapan mereka sambal terong bakar yang sedap. Menu utama terong bakar ini disajikan khusus di antara jemaah dan warga yang duduk melingkar.

Bukber ala Ponpes Entrepreneur AL Baihaqi, Menjalin Kebersamaan lewat Filosofi Terong Bakar
surya/habibur rohman
KH Bahar Wirawan memberi tausyiah di hadapan jemaah menjelang buka puasa bersama, Minggu (11/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seribuan warga mengambil posisi duduk bersila. Mereka saling berkelompok dan berhadapan minimal terdiri lima orang.

Posisi ini diambil persis setelah KH Bahar Wirawan menyudahi salat Magrib berjamaah di Ponpes AL Baihaqy Gunung Anyar Sejahtera Surabaya, Minggu (11/6/2017).

Persis di hadapan mereka sambal terong bakar yang sedap. Menu utama terong bakar ini disajikan khusus di antara jemaah dan warga yang duduk melingkar dan memanjang.

Selain sambal terong bakar, di nampan itu juga tersaji ikan asin, tempe bacem, dan ikan laut. Semua menu lokal tersaji dan siap disantap.

"Mari-mari, mari kita mukel bareng-bareng. Jangan lupa berdoa," ucap Bahar mantan wartawan Surya mengawali Bukber 1.000 terong bakar di Ponpes entrepreneur ini.

1.000 TERONG BAKAR - Panitia membakar terong guna persiapan buka puasa di Ponpes Al_Baihaqy Gunung Anyar Surabaya, Minggu (11/6/2017). Pesta 1.000 Terong Bakar ini untuk memperingati 7 Tahun Majelis Dzikir Wa Ta'lim Ash-Haabul Yamiin. Acara juga diisi ngaji kitab kuning dan diskusi bisnis oleh Basuki Subianto.
1.000 TERONG BAKAR - Panitia membakar terong guna persiapan buka puasa di Ponpes Al_Baihaqy Gunung Anyar Surabaya, Minggu (11/6/2017). Pesta 1.000 Terong Bakar ini untuk memperingati 7 Tahun Majelis Dzikir Wa Ta'lim Ash-Haabul Yamiin. Acara juga diisi ngaji kitab kuning dan diskusi bisnis oleh Basuki Subianto. (surya/habibur rohman)

Selain Bukber, di Ponpes yang membekali santri cara berbisnis dan wiraswasta praktis ini juga digelar mengaji kitab kuning, khotmil quran, hingga diskusi bisnis bersama penulis buku sukses, Basuki Subianto.

Tampak warga begitu menikmati acara makan ala Ponpes, satu nampan besar untuk banyak orang itu. Selain warga Gunung Anyar Sejahtera, bukber ini membaur jemaah dari Ponpes ini.

Tidak saja duduk bareng, guyub, dan menikmati menu sambel terong. Namun mereka begitu asyik bercengkrama, rukun, dan utuh dalam satu sambal terong bakar.

Bahar menuturkan bahwa sebenarnya bukber seribu terong itu untuk menjemput seribu kebaikan di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan ini.

"Tapi inilah filosofinya, seribu terong ini adalah kebersamaan dan keutuhan warga menjadi terjalin. Budaya Ponpes makan bersama satu nampan ini begitu kuat persaudaraannya," tambah Bahar.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved