Pesona Ramadan

Tampilkan Pengantin Muslimah Cantik bak Puteri Kerajaan

Menurut Catherine, busana pengantin yang dia buat terinspirasi oleh keanggunan puteri-puteri kerajaan.

Tampilkan Pengantin Muslimah Cantik bak Puteri Kerajaan
surya/achmad zaimul haq
ANGGUN - Dari kiri: Dini Azis, Fatma Ayu dan Ni Luh Rara mengenakan busana pengantin karya desainer Catherine Wong yang bertema Love In The Moonlight dalam trunk show di hotel Mercure Grand Mirama, Jumat (9/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wanita berhijab kini tak lagi repot saat hendak menikah. Banyak busana pengantin bisa jadi pilihan untuk mereka tampil di hari bersejarah terebut.

Tampil bak Ratu Sehari itulah yang mereka impikan bakal jadi kenangan sepanjang hidupnya. Keinginan inilah yang ditangkap dan diekspresikan desainer Catherine Wong lewat busana pengantin bertema Love in The Moonlight.

Menurut Catherine, busana pengantin yang dia buat terinspirasi oleh keanggunan puteri-puteri kerajaan.

“Karena itu sisi feminin mereka harus tetap terlihat di balik balutan busana yang menutup seluruh tubuh itu,” ucapnya.

Catherine menegaskan bahwa dirinya tetap menampilkan pengantin muslim yang cantik dan elegan yang tidak mengeksplorasi tubuh.

“Inilah tantangan yang saya hadapi saat membuat busana pengantin muslim itu pertama kali. Karena baju muslimah kan tidak boleh mengeksplorasi tubuh. Berbeda dengan busana bridal yang sebelumnya saya buat yang justru memamerkan keseksian,” katanya.

Untuk busana pengantin muslimah ini Catherine menggunakan warna-warna pastel macam evory, gold, dan lavender. Dan hampir semua busana pengantin kreasi Catherine dalam bentuk ball gown.

“Meski untuk tampil jadi princess kan tak harus pakai busana ball gown, jadi ada beberapa yang saya buat tidak ball gown,” kata perempuan kelahiran Surabaya, 20 Oktober 1989 ini.

Sebanyak 11 rancangan Catherine Wong diperagakan di hadapan para tamu yang sedang menikmati buka puasa di Trimurti Restaurant Hotel Mercure Grand MIrama Surabaya, Jumat (9/6/2017). Semua busana pengantin itu dibuat dalam bentuk minimalis sesusai tren yang berkembangan belakangan.

Karena itu pula, Catherine memilih bahan organza silk dan duces silk yang cenderung ringan tapi kaku.

“Untuk kokoh tak harus pakai bahan yang berat. Pakai bahan yang ringan ini jadi tidak ribet saat dikenakan,” ungkapnya.

Agar terkesan glamour, Catherine menambahkan pernak-pernik mutiara dan Kristal Swarovski.

“Aksesoris itu membuat detil baju lebih gemerlap, tetapi tetap manis dan elegan,” bebernya.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved