Berita Sumenep Madura

Pria ini Akui Mencuri setelah Diancam Bunuh dan Bakar Rumah, begitu Mengaku Warga malah Bringas

"Namun akhirnya pelaku keluar dan sempat mengelak kalau dia yang mencuri kalung emas Mahfudah. Tapi massa yang kalap nyaris akan membunuh pelaku."

Pria ini Akui Mencuri setelah Diancam Bunuh dan Bakar Rumah, begitu Mengaku Warga malah Bringas
Foto ilustrasi amuk massa.

SURYA.co.id | SUMENEP - Hasik (35), warga Dusun Gunung Tengah, Desa Batu Putih Daya, Kecamatan Batu Putih, Sumenep, nyaris tewas digebukin warga. Ayah satu anak ini dihakimi warga karena kedapatan mencuri perhiasan kalung emas milik Mahfudah (23) warga setempat, Senin dini hari (5/6/2017).

Aksi main hakim sendiri itu berawal ketika Senin malam pelaku menyatroni rumah Mahfudah dan masuk rumahnya dari jendela rumah korban Mahfudah.

Pelaku langsung menghampiri Mahfudah yang sedang tertidur lelap. Pelaku akan mencuri kalung korban gang sedang dipakai di lehernya, setelah sebelumnya, pelaku telah menggondol satu buah Hp milik korban yang ditaruh di atas mejanya.

"Namun pada saat pelaku Hasik hendak mengambil kalung emasnya, korban terbangun. Namun, pelaku tetap saja berhasil merampas kalung emas korban lalu kabur, tapi wajahnya berhasil dikenali dan diteriaki maling dan namanya oleh korban," ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi,

Karena wajah pelaku dikenali, korban bersama puluhan warga lainnya langsung mendatangi rumah pelaku dan meminta agar kalung curiannya dikembalikan.

Namun pada saat puluhan warga datang ke rumah pelaku hanya ditemui oleh istri pelaku, warga mulai naik pitam dan hendak membakar rumah pelaku.

"Namun akhirnya pelaku keluar dan sempat mengelak kalau dia yang mencuri kalung emas Mahfudah. Tapi massa yang kalap nyaris akan membunuh pelaku, akhirnya dia mengaku dan kalung emas serta HP hasil curiannya diambil dan dikembalikan," bebernya.

Saat itulah massa justru semakin beringas dan hendak menghabisi pelaku. Namun beruntung, petugas dari Polsek Batu Putih mendatangi lokasi kejadian mengamankan pelaku dan langsung dibawa ke puskesmas setempat dengan pengawasan aparat kepolisian.

"Sedangkan untuk proses hukum lebih lanjut, kini polisi masih menunggu perawatan selesai. Namun barang bukti lainnya, sudah diamankan petugas," pungkasnya.

Penulis: Moh Rivai
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved