Surya/

Citizen Reporter

Jujurlah Pada Diri Sendiri dan Biarkan Bakat Menuntunmu ke Masa Depan

menjadi mahasiswa pun dihadapkan pada kegalauan memilih konsentrasi atau peminatan dalam kuliah .. ayo jujurlah agar tak salah melangkah ke masa depan

Jujurlah Pada Diri Sendiri dan Biarkan Bakat Menuntunmu ke Masa Depan
pixabay
ilustrasi 

Reportase Alfiana Munawaroh
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Trunojoyo Madura

MENENTUKAN konsentrasi atau peminatan dalam kuliah termasuk salah satu keputusan besar dalam hidup seseorang. Khususnya mahasiswa semester empat yang akan melangkah ke semester lima.

Pasalnya, keputusan tersebut akan berpengaruh terhadap kemampuan dan perjalanan kariernya di masa depan. Oleh karena itu diperlukan persiapan matang dan tak instan.

Rabu (10/5/2017) di pelataran gedung pertemuan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Paguyuban Mahasiswa Karesidenan Madiun (Pamakarma) menggelar diskusi lewat tema Galaunya Mahasiswa dalam Menentukan Konsentrasi.

Pipit, mahasiswa Fakultas Hukum UTM berbagi tip menentukan konsentrasi atau peminatan.

Pertama, pilih konsentrasi yang disukai sesuai minat dan bakat karena bila dari awal sudah muncul rasa tak suka, akan sulit menyerap ilmu. Namun jika masih bingung, coba lihat lebih dalam lagi tentang apa yang disukai.

Kedua, bila benar-benar tak ada yang disukai, pilihlah konsentrasi berdasarkan nilai yang paling baik atau tertinggi. Rata-rata nilai tertinggi biasanya adalah mata kuliah yang disukai.

Ketiga, jika kedua hal tersebut belum mampu menemukan titik temu, pilihlah konsentrasi yang berhubungan dengan matakuliah dimana nilai matakuliah tersebut paling rendah.

Riski, Ketua Umum Pamakarma menambahkan, dengan memilih mata kuliah yang nilainya paling rendah akan menumbuhkan motivasi sehingga kemauan untuk menjadi yang lebih baik akan muncul dengan spontan.

Keempat, cari informasi atau bertanya kepada yang sudah pengalaman. Mereka akan mengarahkan sesuai dengan patokan yang sudah dipegang.

 “Apabila merasa salah mengambil konsentrasi maka yakini saja, bahwa kita mampu di sini,” tegas Pipit.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help