Surya/

Citizen Reporter

Hezer, Inovasi Praktis Mahasiswa Unair Untuk Mencegah Penyebaran Kuman di Toilet Umum

Pernah kesal karena toilet umum yang anda datangi kotor dan pastinya penuh bakteri? Produk inovasi buatan mahasiswa Unair ini bermanfaat banget.

Hezer, Inovasi Praktis Mahasiswa Unair Untuk Mencegah Penyebaran Kuman di Toilet Umum
ist
Hezer, inovasi mahasiswa Pendidikan Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Airlangga untuk mencegah penularan kuman di toilet umum 

Reportase Husniatul Fitria, Mahasiswa S-1 Pendidikan Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Airlangga 

SURYA.co.id | SURABAYA - Toilet umum adalah fasilitas yang sering di kunjungi oleh banyak orang di berbagai tempat seperti terminal, lokasi wisata, dan lain-lain.

Ruangan itu digunakan oleh orang dengan beragam latar belakang kesehatan. Sayangnya, di Indonesia, kebersihan toilet umum terbilang kurang dijaga dengan baik. Bahkan berdasarkan penelitian, kebersihan toilet umum di Indonesia menduduki peringkat ke-12 terburuk dari 18 negara di Asia.

Tanpa disadari kebiasaan buruk tersebut dapat memicu percepatan pertumbuhan kuman dan penularan berbagai macam penyakit yang akan merugikan.

Hasil penelitian oleh Rashid (2015) kuman-kuman tersebar di masing-masing tempat di toilet, dari seluruh isolat yang berjumlah 40, terdapat 8 jenis bakteri, yaitu K.pneumoniae, K.oxytoca, E. coli, Proteus spp, Bacillus subtilis, S. epidermidis, S. aureus, dan Pseudomonas spp. 

Kuman-kuman tersebut dapat menimbulkan penyakit berbahaya yang sulit untuk diobati seperti diare, infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernafasan, dan pneumonia.

Berangkat dari pemikiran itu, mahasiswa S-1 Pendidikan Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Airlangga menciptakan sebuah produk inovatif untuk mencegah penyebaran kuman di toilet.

Produk yang dinamai HEZER ini dibuat dari bahan daun sirih, bahan alam yang memiliki efektifitas dan efesiensi tinggi dalam membunuh bakteri.

Kemampuan tersebut karena adanya berbagai zat yang terkandung di dalamnya yang dapat menghambat bakteri, baik dengan gram positif maupun gram negatif, dengan konsentrasi hambat minimum sebesar 0,5 persen. 

Dewasa ini banyak ditemui antibakteri atau biasa disebut dengan desinfektan untuk toilet. Namun, desinfektan yang telah ada berbentuk cairan konstrat dengan kemasan dalam botol yang besar.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help