Travel

VIDEO - Nenek Moyang Pelaut itu Ada di Kampung Tana Beru, Sulawesi Selatan

Selain menikmati Pantai Tanjung Bira dan berperahu menyebrang ke Pulau Leukang Koe, tak jauh dari pantai ini terdapat desa pesisir.

SURYA.co.id | SURABAYA - Keindahan alam di Sulawesi Selatan cukup beragam. Bulan lalu saya bersama Datsun Indonesia berkesempatan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Sulawesi Selatan dalam rangkaian Datsun Risers Expedition.

Keindahan alam di dominasi dengan pantai seperti Pantai Tanjung Bira yang menyimpan pesona yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang.

Selain menikmati Pantai Tanjung Bira dan berperahu menyebrang ke Pulau Leukang Koe, tak jauh dari pantai ini terdapat desa pesisir yang penduduknya berprofesi sebagai pembuat perahu Pinisi.

Terletak di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di Tana Beru, perkampungan pesisir pembuat perahu Pinisi ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke pantai selatan Makassar.

Bukti nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut handal terbukti benar jika melihat para pembuat perahu kayu di daeran Tana Beru, Bulukumba Sulawesi Selatan.

Di kawasan yang berbatasan langsung dengan pantai ini hampit mayoritas penduduknya adalah nelayan dan pembuat perahu kayu atau dikenal Perahu Pinisi.

Keberadaan para pembuat dan perajin perahu Pinisi ini semakin menandakan bukti nenek moyang adalah pelaut andal. Para nelayan andal dari Suku Bugis Makassar dikenal dengan kemampuannya membuat kapal kayu yang megah ini.

Sudah menjadi catatan sejarah jika dengan perahu yang dibuat, mereka bisa berlayar ke berbagai belahan dunia, bahkan hingga ke Afrika Selatan.

Perjalanan laut ini sudah dilakukan sejak jaman dulu saat teknologi pelayaran belum maju seperti saat ini.

Meski menjadi bagian sejarah masa lalu Indonesia, namun jejak kapal pinisi masih bisa dilihat hingga sekarang.

Halaman
123
Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved