Berita Surabaya

Pria Ini Jual Miras Impor, Sebulan Raup Keuntungan Rp 3 Juta, Tapi Nasibnya Kemudian. . .

Awalnya ia peminum miras impor inin, kemudian tertarik menjual untuk wilayah Surabaya.

Pria Ini Jual Miras Impor, Sebulan Raup Keuntungan Rp 3 Juta, Tapi Nasibnya Kemudian. . .
surya/fatkhul alamy
Ratusan botol miras merek luar negeri disita tim Satgas Pangan Satreskrim Polrestabes Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Satgas Pangan Satreskrim Polrestabes Surabaya mengungkap peredaran minuman keras (miras) golongan B dan C merek luar negeri atau impor.

Sebanyak 140 botol berhasil disita dari sang penjual, Tri Satya (29) asal Jl Cipta Menanggal Surabaya, Selasa (30/5/2017).

Tersangka Tri Satya yang kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Surabaya menapatkan miras merek impor dari seseorang temannya di Solo.

Ia memesannya secara online melalui facebook (FB).

Setelah memesan barang, selanjutnya Tri Satya tranfer melalui bank dan barang dikirim dari Solo memggunakan jasa travel ke Surabaya.

"Saya beli dan jualannya secara online pakai FB. Karena sudah sering ambil dan menjual banyak, saya selalu dikirim barang dan baru membayarnya setelah miras terjual. Saya mengambil keuntungan Rp 50 ribu per botolnya," aku Tri Satya di Mapolretabes Surabaya, Kamis (1/6/2017).

Petugas Satgas Pangan Satrreskrim Polretabes Surabaya yang melakukan penggeledahan di rumah terangka Tri Satya menyita barang bukti.

Di antaranya 3 botol miras merek Hennesy XO, 6 botol Royal Salute, 6 botol Chivas Regal, 26 botol Cointreau, 14 botol Jack Daniels, 12 botol Tequila, 23 botol Marteel VSOP, 12 botol Marteel Gordon Bleu, 3 botol Marteel Gordon Bleu Kecil, 25 botol Chivas Regal 12, 4 botol Gentleman Jack, dan 6 botol Vodka Grey Goose.

"Merek Honnesey XO ini belinya Rp 450 ribu dan saya jual Rp 500 ribu lewat FB atau media sosial lainnya," aku Tri Satya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Shilitonga mengatakan, miras yang disitanya itu tidak memiliki registrasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Minuman (BBPOM).

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help