Ramadan 2017

Santri Pondok Pesantren Ini Pertahankan Tradisi Masak Jelang Berbuka Puasa

Masak bersama ini juga kami gunakan untuk ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa

Santri Pondok Pesantren Ini Pertahankan Tradisi Masak Jelang Berbuka Puasa
surya/galih lintartika
Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafiiyah di Dusun Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, menyantap menu buka puasa yang mereka masak sendiri, Selasa (30/5/2017). 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Tidak ada kegiatan khusus yang dilakukan para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi'iyah di Dusun Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, saat bulan Ramadan.

Mereka menganggap bulan Ramadan itu bulannya untuk istirahat dari segala macam aktivitas dan fokus untuk beribadah.

Jadi, selama Ramadan, para santri di pondok ini menghabiskan waktu untuk beribadah.

Oleh karena itu, mereka diberikan waktu libur panjang agar bisa dimanfaatkan untuk menjalankan ibadah sebanyak-banyaknya.

Bagi sebagian santri waktu itu digunakan untuk pulang ke kampung halaman.

Namun, ada sebagaian santri yang memilih tetap bertahan di pondok dan menghabiskan sebagian masa libur Ramadan di pondok.

Bagi yang memilih bertahan di pondok, ada tradisi unik yang dilakukan para santri.

Secara aturan, mereka mendapatkan jatah makanan untuk buka puasa dan sahur.

Namun, para santri memiliki tradisi sendiri. Mereka tetap memasak meski sudah mendapatkan jatah makanan.

Alasannya sederhana, mereka ingin tetap menjaga kekompakan dan keakraban satu sama lain.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help