Surya/

Persona

drg Masyithah Tak Sabar Bagi-bagi 'Angpao' Saat Lebaran

Bagi drg Masyithah, salah satu momen menyenangkan dari lebaran adalah membagi-bagikan uang alias angpao kepada anak-anak kecil.

drg Masyithah Tak Sabar Bagi-bagi 'Angpao' Saat Lebaran
Surabaya.tribunnews.com/Nuraini Faiq
drg Masyithah SpKGA 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lebaran drg Masyithah SpKGA selalu diwarnai dengan tradisi membagikan uang kepada para keponakan dan anak-anak handai taulan. 

Karena itu, sejak jauh-jauh hari menjelang lebaran, dokter yang mengambil pendidikan Spesialis Kedokteran Gigi di Universitas Airlangga ini sudah mulai berburu uang baru.  

Tahun ini pun dia tak sabar dengan momen-momen tersebut. Apalagi di lebaran kali ini, pemerintah sudah mengeluarkan uang emisi baru NKRI

"Senang lihat keponakan menerima uang baru. Baunya khas dan bersih," ucap Masyithah, Rabu (31/5/2017).

"Kan tradisinya banyak anak-anak di kampung berkunjung ke rumah-rumah. Pasti mereka tak sabar ingin balik dan diberi uang baru," tutur alumnus SMAN 1 Surabaya ini.

Dokter yang tinggal di Jl Manyar Tirtoyoso ini paham karena ada memori yang sama. Semasa SD, Masyithah juga biasa nglencer ke tetangga dan saudara dan kerap mendapat pemberian uang. 

"Aku masih ingat banyak uang baru sampai ada uang koin pecahan seribu. Seru mengenangnya," ujarnya.

Perempuan berhijab ini tak ingat bisa mengumpulkan uang berapa. Yang jelas banyak. Bisa mencapai seratus ribu kalau diajak ke saudara-saudara.

"Ini memori yang tidak bisa aku lupakan. Bisa beli komik dengan uang sendiri. Lebaran memang menyenangkan untuk usia anak dengan dapat uang baru," kata Masyithah.

Perempuan kelahiran 18 juni 1988 ini masih ingat betapa bahagianya memegang uang baru Rp 20.000. Dia masih ingat gambar Ki Hajar Dewantoro pada lembaran uang baru itu.

Kini, Masyithah ingin cepat-cepat menukar uang baru. Tapi dia lebih memilih antre di bank ketimbang beli di pinggir jalan.

"Selain jaminan keaslian uang tidak terjaga juga rawan. Belum lagi tukar di jalan harus dipotong. Beli 100.000 bisa lebih yang yang kita setor kalau di jalan," jelasnya. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help