Surya/

Lapor Cak

Dinas PU Kebut Garap Trotoar dan Benahi Saluran Air untuk Antisipasi Banjir

Pemkot Surabaya sedang mengebut proyek infrastruktur perluasan pedestrian di sejumlah lokasi. Ini daftar lokasinya...

Dinas PU Kebut Garap Trotoar dan Benahi Saluran Air untuk Antisipasi Banjir
Surabaya.tribunnews.com/Achmad Zaimul Haq
Pembangunan pedestrian di Jl Dharmawangsa, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya sedang mengebut proyek infrastruktur perluasan pedestrian (trotoar). Proyek perluasan pedestrian di Surabaya dikerjakan secara serentak di sejumlah ruas jalan.

Pantauan Surya, pengerjaan tersebut terlihat di Jl Biliton, Jalan Tambaksari, Jalan Kertajaya dan juga Jalan HR Muhammad, dan Jalan Mayjend Sungkono. Pengerjaan itu membuat pengendara di sejumlah ruas jalan terganggu, tak jarang juga menimbulkan kemacetan lalu lintas.

"Ini pedestrian sudah bagus-bagus, tapi masih dibongkari. Emangnya mau dibuat bagaimana lagi," ucap M Zainuri warga Jalan Dharmawangsa IV, Minggu (28/5/2017).

Menurutnya pengerjaan pedestrian membuat jalan di Jalan Kertajaya menjadi macet. Sebab untuk arah lalu lintas dari timur ke barat harus dialihkan dan memakai jalur barat ke timur.

"Itu yang bikin macet. Lajur yang harusnya satu arah jadi dipakai dua arah," katanya.

Senada dengan Zainuri, keluhan serupa juga dilontarkan oleh seorang pedagang kaki lima, Cak Mat. Pria yang biasa membuka lapak di bilangan Jalan Kertajaya ini tak bisa membuka lapaknya gara-gara ada pengerjaan pedestrian.

"Pindah ke seberang, jualan di jalan yang sisi barat gara-gara pedestriannya diperbaiki semua," kata penjual roti bakar ini.

Pasang Box Culvert

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati menegaskan, bahwa saat ini memang banyak titik pedestrian yang digarap. Penggarapan pedestrian itu bukan sembarangan.

Ia mengungkapkan, tujuan pembangunan pendestrian itu sekaligus untuk membenahi saluran air. Salurannya dipasang u-gatter, semacam box culvert, cuma ukurannya lebih kecil. Sehingga di bawah tetap bisa menjadi jalur mengalirnya air.

Selain itu, sambungnya, dari segi saluran pun, adanya u-gatter ini juga lebih awet dan tidak mudah terkikis air. Serta sebelumbya juga dikeruk dalam sehingga bisa menjadi tampungan air yang lebih banyak.

Sedangkan di atasnya, ujar Erna, nanti tetap bisa digunakan untuk lalu lintas pejalan kaki. Pelebaran pedestrian juga dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan.

"Kan enak kalau ada pedestriannya nanti akan bisa dibuat jalan dengan nyaman," katanya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help