Road to Election

Pengamat Politik: Kusnadi Lebih Potensial untuk PDIP

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo menyebut Kusnadi paling potensial mewakili PDIP pada Pilkada Jatim mendatang. Ini alasannya...

Pengamat Politik: Kusnadi Lebih Potensial untuk PDIP
surya/bobby constantine koloway (Bobby)
Mochtar W Oetomo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo, Mochtar W Oetomo, menyebut ada beberapa tokoh PDIP yang saat ini berpotensi untuk menjabat di tataran eksekutif Jatim. Dari beberapa figur tersebut, nama Kusnadi diperkirakan yang paling berpotensial mewakili figur dari PDIP.

Berdasarkan penjelasan Mochtar, setalah dipilihnya Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjadi calon gubernur dari PKB, muncul beberapa skenario di tataran elit parpol lain. Salah satunya adalah PDIP yang tertarik bergabung dengan PKB.

"Kalau komunikasinya berjalan sukses, koalisi tersebut akan benar terjadi," kata Mochtar kepada Surya, Jumat (26/5/2017).

Mochtar melanjutkan, dalam skenario koalisi ini, jabatan wakil gubernur lah yang paling realistis diterima oleh PDIP. Selain perolehan jumlah kursi di DPRD yang memang lebih banyak, PKB mencalonkan Gus Ipul yang notabene lebih berpengalaman di tataran eksekutif provinsi.

Terkait calon wakil gubernur tersebut, internal PDIP telah menyebut beberapa nama. Berdasarkan penjelasan wakil ketua bidang Kaderisasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDIP Jatim, Bambang Juwono, ada dua nama yang berpotensi dicalonkan PDIP. Yakni, Kusnadi dan Budi Sulistyono.

Mendengar nama ini, Mochtar pun sepakat bahwa dua nama ini memang memiliki kredibilitas dan potensi yang seimbang.

"Selain itu, sebenarnya masih ada nama Djarot (Djarot Saiful Hidayat, PLT Gubernur DKI), Rieke (Rieke Diah Pitaloka, anggota DPR RI) dan beberapa tokoh lain," ujarnya.

Apabila dicalonkan oleh PDIP, baik Kusnadi maupun Kanang (panggilan Budi Sulistyono) memiliki bekal yang cenderung seimbang. Kusnadi yang saat ini menjabat wakil ketua DPRD Jatim dari Dapil I memiliki basis pemilih yang kuat di kawasan "Arek", yakni Surabaya, Sidoarjo, Kediri, hingga Malang.

Sedangkan Kanang, yang menjabat bupati Ngawi dua periode, memiliki basis pemilih daerah Mataraman (Jatim selatan). "Kedua basis pemilih sosok ini cukup kuat," kata peneliti dari Surabaya Survey Centre (SSC) ini.

Namun, Mochtar menyebut bahwa Kusnadi memiliki potensi lebih dibandingkan dengan Kanang. Pertama, jabatan ketua di DPD PDIP Jatim akan membuat Kusnadi mudah dalam melakukan konsolidasi ke semua daerah di Jatim.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved