Surya/

Berita Nganjuk

Waspada, Daging Sapi Gelonggongan Ada di Nganjuk, Pelaku Disebut Sengaja Manfaatkan Ramadan

"Daging gelonggongan itu mereka jual ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Nganjuk," ujar Kapolres Nganjuk, AKBP Joko Sadono.

Waspada, Daging Sapi Gelonggongan Ada di Nganjuk, Pelaku Disebut Sengaja Manfaatkan Ramadan
surya/mohammad Romadoni
Sejumlah tersangka dan barang bukti daging sapi gelonggongan diperlihatkan polisi di Mapolres Nganjuk. 

SURYA.co.id | NGANJUK- Setiap menjelang momen ramadan kebutuhan pokok selalu mengalami kenaikan. Termasuk daging sapi.

Itu yang ditengarai dimanfaatkan oleh keempat tersangka melakukan penggelonggongan sapi. Mereka secara sengaja berbuat seperti itu untuk menaikkan omzet keuntungan dari penjualan daging sapi.

"Para tersangka ini memang sengaja menjual daging sapi gelonggongan saat jelang Ramadan. Demi keuntungan pribadi mereka memakai segala cara untuk meraih keuntungan lebih besar," terang Kapolres Nganjuk, AKBP Joko Sadono, Rabu (24/5/2017).

Dikatakan Joko, bahwa daging sapi gelongan akan lebih berat karena adanya air di dalam daging tersebut. Tekstur daging gelongan itu akan merugikan konsumen yang merupakan masyarakat kalayak umum.

"Daging gelonggongan itu mereka jual ke sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Nganjuk," ungkapnya.

Ditambahkanya, sudah jauh hari pihaknya telah membentuk Tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Nganjuk untuk menindak secara tegas bagi penjual-penjual yang nakal dan melanggar hukum.

"Tugas tim ini membasmi dan menekan perilaku curang para pedagang yang membuat warga rugi. Tentunya itu merupakan tindakan melanggar hukum dan tergolong tindak pidanan," imbuhnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help