Berita Release

Satori Group Hadirkan Gedung Perkantoran Bernilai Invetasi Rp 400 Miliar di Surabaya

"Konsep baru ini belum diadopsi perkantoran di Surabaya dengan menghadirkan fasilitas layaknya hotel berbintang bagi penghuni,"Ivi Santoso.

Satori Group Hadirkan Gedung Perkantoran Bernilai Invetasi Rp 400 Miliar di Surabaya
foto: istimewa
Gambar gedung Satori Group yang akan hadir di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satoria Group menghadirkan gedung perkantoran setinggi 36 lantai dengan konsep baru berlokasi di Jalan HR Muhammad Surabaya Barat dengan nilai investasi Rp400 miliar.

"Konsep baru ini belum diadopsi perkantoran di Surabaya dengan menghadirkan fasilitas layaknya hotel berbintang bagi penghuni," kata Marketing Director Satoria, Ivi Santoso, dalam rilisnya, Selasa (23/5/2017).

Selain menyediakan unit loft (semi tingkat) juga terdapat fasilitas restoran, ballroom, longue, ruang rapat, pusat kebugaran, kolam renang, serta gedung parkir 10 lantai.

Fasilitas ini disediakan untuk memudahkan pemilik kantor sebagai contoh ballroom dapat dimanfaatkan untuk customer gathering, peluncuran produk, dan lain-lain sehingga tidak perlu menyewa jauh-jauh dari kantornya, jelasnya.

Total luas ruang kantor yang dipasarkan secara stratatitle mencapai 55.000 meter persegi terdiri dari 104 unit loft dan 168 unit biasa dengan luasan 60 meter persegi sampai dengan 200 meter persegi dengan harga Rp20 juta per meter persegi.

"Sejak softlaunch akhir September 2016 telah berhasil menjual 70 persen dari total unit yang kami pasarkan," kata Ivi.

Sebagai perkantoran, Satoria memiliki banyak keunggulan salah satunya lokasinya sangat strategis, banyak aktivitas di kawasan HR Muhammad mulai perumahan, mall, hotel, sekolah, serta perkantoran, serta ditunjang infrastruktur jalan tol menuju bandara dan pelabuhan laut.

"Kemudian konsep kami yang berbeda dengan banyaknya fasilitas akan membuat pembeli atau penyewa nantinya akan banyak diuntungkan", jelas Ivi.

Satoria Tower juga dilengkapi fasilitas teknologi tinggi berbasis internet menggunakan jaringan fiber optik 10 G yang dapat digunakan untuk sistem penerangan, pengaturan suhu, sampai pemadam kebakaran.

Satoria juga akan dilengkapi dengan voice internet protocol sehingga penghuni dapat menggunakan fasilitas telepon dengan cabang atau clientnya dengan fasilitas data.

Pembeli, mulai beragam mulai dari penyelenggara kursus, bank, notaris, dokter, dan lain sebagainya yang sebenarnya tidak membutuhkan lahan perkantoran yang terlalu luas.

Ivi mengatakan pembangunan Satora Tower saat ini sudah memasuki pekerjaan pemasangan tiang pancang ditargetkan pertengahan tahun 2017 rampung, serta dilanjutkan dengan pembangunan struktur di atasnya sampai rampung pada akhir 2019.

Satoria dibangun oleh Alim Satria yang kemudian berkiprah diberbagai bidang seperti Hotel Premier Inn Yogyakarta, Hotel dan Resort di Pecatu Bali, apartemen dan komersial di Makassar, serta restoran di Legian Bali, serta dua pabrik.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help