Surya/

Lapor Cak

PPDB SMPN, Wali Murid Kesulitan Daftar Online Jalur Prestasi

“Saya bingung, ini tadi sudah daftar tapi nggak bisa ngeprint di sini karena nggak ada kertas. Nanti bingung lagi saya di warnet nggak tahu caranya.”

PPDB SMPN, Wali Murid Kesulitan Daftar Online Jalur Prestasi
surya/sulvi sofiana
Petugas melayani orangtua yang mendaftarkan anaknya di pendaftaran jalur prestasi. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi mulai dibuka secara online sejak hari ini, Selasa (23/5/2017) hingga Sabtu (27/5/2017). Sejumlah orang tua mulai mendaftarkan anaknya melalui online, sayangnya tidak semua wali murid memahami sistem online dengan baik.

Mereka akhirnya mencoba mendapat pendampingan di sekolah yang dituju hingga ke layanan satu pintu Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya.

Hal ini dilakukan Wuri Endah Lestari (39), orangtua dari lulusan SDN Margorejo 1. Dirinya mengakui cukup sulit mmengkses laman pendaftaran PPDB. Dirinya sudah mencoba melakukan pengisian melalui handphone hingga meminta bantuan di sekolah tujuan.

“Susah sekali buka websitenya, di SMPN 22 juga begitu. Terus saya diarahkan untuk mendaftar di sisni (layanan satu pintu). Saya kira secara ffline ternyata sama saja online, untungnya bisa,” jelasnya ketika ditemui SURYA.co.id, Selasa (23/5/2017).

Dikatakannya, anak pertamanya tersebut kini mendaftar berbekal prestasi juara 1 drumband tingkat provinsi. Pemilihan sekolah yag dituju juga mempertimbangkan pengembangan bakat anaknya dan jarak dengan rumahnya.

“Di SMPN 22 juga ada drum band, dekat rumah juga jadi ya harusnya bisalah masuk kesana. Kalau nggak di SMPN 22 ya ke SMPN 12,” ungkapnya.

Pengisian pendaftaran online ini menggunakan nomor Ujian Sekolah Berstandar Nasional. Kemudian mengisikan nama siswa, asal sekolah, jenis prestasi, nama kejuaraan, tingkat, tahun, dan peringkat.

Kesulitan mendaftar online juga dialami Hanna Ohello (48), warga Palem Oasis, Sememi Utara yang ingin mendaftarkan anaknya di SMPN 26. Kekhawatiran salah mengisi data membuatnya mencari pendampingan dalam mengisi pendaftaran online. Sayangnya, di SMPN 26 tidak menyediakan fasilitas tersebut.

“Di SMPN 26 nggak disediakan buat mendaftran, jadi saya disuruh kesini. Saya ya khawatir katanya kalau salah sudah nggak bisa diganti,” lanjutnya.

Hanna berniat mendaftarkan anaknya melalui jalur prestasi olahraga, sebab anaknya memperoleh juara 2 tingkat provinsi untuk kejuaraan taekwondo. Karena kepanikannya, ia bahkan membawa semua berkas dan sertifikat saat verifikasi data.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help