Surya/

Lapor Cak

Sistem Biometri Sudah Normal, Dispendukcapil Kembali Layani Penunggalan Data

"Biometri yang salah satu fungainya adalah untuk konek dengan data center untuk proses penunggalan saat ini sudah bisa diakses dengan normal."

Sistem Biometri Sudah Normal, Dispendukcapil Kembali Layani Penunggalan Data
surya/ahmad zaimul haq
LAYANAN MINGGU - Susasana pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) di gedung Siola yang membuka layanan pada hari Minggu (21/5/2017). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Dinas Kendudukan dan Catatan Sipil memastikan bahwa saat ini pelayanan e-KTP sudah berjalan dengan prima. Pasalnya, selain karena blanko sudah terpasok lagi, sistem biometeri yang sempat ngadat beberapa waktu lalu sudah kembali normal.

Hal itu diungkapkan Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Suharto Wardoyo, Minggu (21/5/2017) siang.

Ia mengatakan kerusakan sistem Biometri beberapa waktu lalu sudah berhasil ditangani oleh pemerintah pusat khususnya dari Departemen Dalam Negeri.

"Sekarang sudah berjalan normal. Jadi biometri yang salah satu fungainya adalah untuk konek dengan data center untuk proses penunggalan saat ini sudah bisa diakses dengan normal," kata Suharto.

Pria yang akrab disapa Anang ini menyebutkan, saat ini ada tenaga khusus yang ditempatkan untuk menangani teknik pelayanan biometri. Agar warga juga tidak antri untuk mendapatkan layanan ini, sekaligus bisa lebih cepat dalam merampungkan pengurusan e-KTP.

"Tapi di saat ini, meski sudah ada pasokan blanko, kami tetap membuka layanan untuk penerbitan surat pengganti KTP elektronik. Sebab belum semua bisa tercetak dan warga yang rekam tidak bisa cetak langsung," kata Suharto.

Total saat ini yang masih antri mencetak e-KTP masih ada 116.000 penduduk. Sedangkan penambahan blanko masih sekitar 40.000. Yaitu 10.000 pada bulan April dan 30.000 saat bulan Mei.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Surabaya Ferry Jocom mengatakan ketersediaan blanko diprioritaskan untuk warga yang sudah print ready recort atau siap cetak.

"Blanko dapat 30.000 bulan ini, April kemarien 10.000, data siap cetak ada 116.000 lebih. Jadi kurangnya masih banyak," kata Ferry.

Ferry mengatakan, Dispendukcapil Surabaya menargetkan tahun ini sebelum mendekati Pilgub Jawa Timur seluruh warga Surabaya sudah memiliki e-KTP. Sembari menanti ketersediaan blanko, Dispendukcapil tetap melayani KTP sementara berupa Surat Keterangan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help