Surya/
Home »

Techno

» News

Sediakan Co Working Space untuk Lab Kreatif Anak Muda Surabaya, Cari 10 Tim dengan Ide Gila

Co Working Space itu tak ubahnya sebagai lab untuk anak-anak berkreasi menghasilkan karya bidang industri kreatif yang memanfaatkan teknologi.

Sediakan Co Working Space untuk Lab Kreatif Anak Muda Surabaya, Cari 10 Tim dengan Ide Gila
SURYA/HABIBUR ROHMAN
SURABAYA GEEKFEST - Pengunjung mencoba beberapa produk industri kreatif pada "Geekfest"di Gedung Siola Surabaya, Sabtu (20/5/2017). Beberapa di antaranya adalah produk yang bisa menciptakan bentuk 3D, aplikasi foto 3D maupun Virtual Reality. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dukungan penuh pemerintah, dan juga swasta dalam pengembangan dunia atau industru kreatif sangat dibutuhkan. Itulah yang menjadi salah satu alasan digelarnya GeekFest di Gedung Siola, Surabaya, Sabtu (20/5/2017).

Dalam acara tersebut setidaknya ada sebanyak 16 pelaku industri kreatif yang memamerkan karya mereka dalam booth dan stan yang disediakan. Tidak hanya berbentuk pameran, namun dalam acara ini juga ditambahkan seminar industri kreatif yang menghadirkan 20 narasumber.

"Tujuan acara ini adalah menyediakan wadah dan tempat eksperimen karya kreatif melalui kolaborasi antar komunitas, dan juga wadah untuk belajar, mencari inspirasi dan menambah jaringan di komunitas kreatif Indonesia yang berbasis teknologi," kata Budi Taniono selaku Project Manager Geekfest 2017

Menurutnya, ada banyak bidang dalam pameran karya anak-anak muda di sini. Ada pelaku kreatif bidang yaitu teknologi, seni, kuliner, fashion, game, film, musik, desain, dan toys. Yang juga dituangkan dalam empat acara antara lain, seminar, booth eksperimental, pertunjukan kolaboratif dan aktivitas interaktif.

Tidak hanya itu GeekFest ini ternyata dimanfaatkan untuk menjaring aanak-anak muda Surabaya untuk bergabung dalam Co Working Space yang saat ini digagas oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Co Working Space itu tak ubahnya sebagai lab untuk anak-anak berkreasi menghasilkan karya bidang industri kreatif yang memanfaatkan teknologi sebagai penguat.

"Targetnya ada sepuluh karya yang bisa dihasilkan oleh anak-anak muda Surabaya dalam Co Working Space yang nantinya akan terletak di Gedung Siola ini," kata Adhi Bramantya selaku Direktur Pengembangan Bisnis dan IT Bank Bukopin yang diajak pemkot untuk turut berpartisipasi mengembngkan Co Working Space.

Anak-anak muda itu diberi kesempatan untuk menghasilkan karya di empat bidang. Yaitu sektor pariwisata, mulai travel, kuliner, dan juga hal yang lain. Lalu juga sektor kesehatan, sektor distribution channel, sektor industri, dam sektor payment.

Dikatakan Adhi, saat ini tim sudah mulai bergerak untuk mencaei bibit unggul pemuda di Surabaya. "Kemarin kita sudah terjun jiga ke Unair dan ITS. Sasarannya adalah mahasiswa," ujarnya.

Lewat Co Working Space ini, mereka akan mendapatkan empat tahapan pendampingan. Mulai seleksi, pendampingan mentor sampai dengan inkubasi. Goalnya mereka bisa melaunching karya mereka.

"Nanti akan diseleksi ketat. Basisnya harus solving problem, idenya original, gila dan nggak boleh foto copy. Mereka akan masuk workshop, dan kita kerucutkan lagi kita masukkan booth camp hingga nanti sampai ke inkubasi," kata Adhi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help