Surya/

Berita Surabaya

Makelar Calon Polisi Terkena OTT, Sebelum Tes Pendaftar Dibimbing Psikologi dan Latihan Jasmani

Bimbingan psikologi dan akademik itu dilakukan di daerah Ketintang yang dilakukan orang umum.

Makelar Calon Polisi Terkena OTT, Sebelum Tes Pendaftar Dibimbing Psikologi dan Latihan Jasmani
SURYA.co.id - Zainuddin
Peserta sedang mengisi pendaftaran polisi di gedung Bhara Wira Sasana Polrestabes Surabaya, Selasa (28/4/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Makelar yang memanfaatkan penerimaan Polri 2017 baik jalur Bintara maupun Calon Taruna (Catar) Akpol ada dugaan bekerja sama dengan orang yang dinas di bagian Kesehatan di jajaran Polda Jatim.

Sebelum, mengikuti tes, calon polisi itu terlebih dulu cek kesehatan, psikologi, pelatihan renang dan jasmani.

Seperti REP, harus check up pada tiga dokter berpangkat perwira mulai check up kesehatan, gigi dan terapi orthopedi.

Untuk pelatihan renang dan jasmani dilakukan di sebuah kolam renang di kawasan Waru, Sidoarjo.

Sesuai rencana, 4 calon anggota Polri, 3 lewat jalur Bintara dan 1 Catar Akpol, oleh IL yang ditengarai sebagai otak percaloan akan menitipkan pada seorang perwira.

Perwira yang dinas di bagian kesehatan itu rupanya telah menjalani mutasi ke polda luar Jatim.

Informasinya, perwira itu terjerat kasus sama (percaloan masuk Polri).

Setelah petugas menyelidiki, akhirnya terungkap selama mengikuti pelatihan ada tes psikologi.

Bimbingan psikologi dan akademik itu dilakukan di daerah Ketintang yang dilakukan orang umum.

Namun bimbingan itu atas perintah seorang perwira yang diduga masuk dalam jaringan itu.

Di rumah perwira di kawasan Ketintang, petugas menemukan 3 kardus soal-soal uji akademik dan psikologi tahun 2007, 2009, 2014 dan 2015.

Dalam soal itu juga tertera logo Tribrata yang ditutup dengan tipe X. Soal yang ada itu ditemukan di gudang rumah perwira itu.

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help