Surya/

Berita Surabaya

Gus Ipul akan Rayu Pegawai Pemprov Masuk Sekolah Hukum Jimly Asshidiqie School

"Nanti semua pejabat dan pegawai Pemprov Jatim harus memperkaya ilmu hukum di Jimly School ini. Sekolah milik Prof Jimly," kata Gus Ipul.

Gus Ipul akan Rayu Pegawai Pemprov Masuk Sekolah Hukum Jimly Asshidiqie School
surya/achmad zaimul haq
SEKOLAH HUKUM - Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memukul gong didampingi Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie (dua kanan) saat hadir dalam pembukaan Jimly School of Law and Goverment di Gedung Srijaya, Jumat (19/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf akan merayu pegawai bahkan pejabat Pemprov Jatim untuk menempuh pendidikan di Jimly Sco Law and Government Surabaya.

Sebuah lembaga pendidikan sertifikasi khusus di bidang hukum dan pemerintahan. Pertama kali dibuka di Surabaya.

"Nanti semua pejabat dan pegawai Pemprov Jatim harus memperkaya ilmu hukum di Jimly School ini. Sekolah milik Prof Jimly," kata Gus Ipul, Jumat (19/5/2017).

Ketua Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang juga pakar hukum, Prof Jimly Asshiddiqie me-launching Jimly School Law & Government tadi siang di Gedung Srijaya Surabaya.

Lembaga pendidikan ini khusus mensertifikasi para pelaku hukum dan semua yang menekuni bidang hukum dan pemerintahan. Lembaga pendidikan ini berpusat di Jakarta.

"Kondisi hukum negara kita saat ini memprihatinkan. Hukum jadi alat kekuasaan, jadi alat pemilik modal. Hukum harus tegak berkeadilan," kata Jimly.

Keprihatinan itu yang melatarbelakangi lahirnya Jimly School. Kesadaran hukum harus dibudayakan.

Sekolah hukum itu sengaja mencomot dan mewakafkan nama Jimly. Jimly mengaku tidak memiliki bakat mendirikan kantor advokad maupun konsultan.

Sebagai pendidik, Jimly mendirikan sekolah dan akan mengajar di sela tugasnya untuk negara dan nonpemerintahan.

Jimly School adalah lembaga pendidikan profesi. Jimly School akan jadi perantara lulusan perguruan tinggi dengan dunia nyata. Sementara bagi pelaku hukum sebagai penguat.

Direktur Jimly School of Law & Government Hesti Amri Wulan menambahkan, tempat pendidikan di lantai 5 Gedung Sridjaja Jalan Mayjend Sungkono Surabaya.

"Kelas Legal Drafting Training angkatan pertama dimulai 11 Juli 2017. Lima puluh orang dulu. Kami berharap sekolah ini memberi kontribusi keilmuan hukum di Jawa Timur," harap Hesti.

Wakil Direktur Jimly School Margaret Tjandra Andna Sridjaja menyebutkan termasuk membuka Kelas Legal Drafting atau kursus singkat.

Ada juga Legislative Drafting. Setahun tiga kali penerimaan berkerja sama dengan lembaga advokad.

"Kita akan kerja sama dengan pemkab dan pemkot di Jawa Timur untuk mendidik PNS di Bagian atau Biro Hukum. Ini terkait pembuatan perda, lelang, perjanjian dan lainnya. Ini masuk program pendidikan bagi ASN (Aparatur Sipil Negara)," kata Margaret.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help