Surya/

Lapor Cak

Duh, Masih Banyak Pengguna Kendaraan di Surabaya yang Bandel

Masih banyak pengendara di Surabaya yang bandel dan mengabaikan rambu lalu lintas. Lalu buat apa rambu-rambu itu? Pajangan?

Duh, Masih Banyak Pengguna Kendaraan di Surabaya yang Bandel
surabaya.tribunnews.com/Fatkhul Alami
Sejumlah kendaraan parkir di lokasi yang telah terpasangi rambu larangan berhenti, Jumat (19/5/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepatuhan para pengguna jalan di Surabaya terhadap rambu-rambu lalu lintas masih memprihatinkan. Rambu lalu lintas kerap dilanggar sehingga membuat jalanan menjadi macet.

Hal ini setidaknya lazim terjadi di Jl Gubernur Suryo, tepatnya di depan SDN 1 dan SDN III Kaliasin Surabaya.

Di lokasi itu, setiap hari (terutama pagi dan siang) selalu terjadi penumpukan kendaraan roda empat dan motor. Bahkan, pengendara nekat parkir cukup lama di sepanjang kanan jalan dari depan Taman Apsari patung Gubernur Suryo hingga bawah jembatan penyeberangan.

Padahal, di sepanjang jalan itu terpasang rambu lalu lintas dilarang berhenti atau parkir. Rambu tersebut ternyata tidak dipatuhi oleh pengendara yang seenaknya memarkir kendaraan.

"Setiap hari banyak mobil dan motor yang parkir dan cukup panjang. Banyaknya penumpukan kendaraan yang berhenti dan parkir bikin jalan sering macet," sebut Mahendra, warga Gubeng, Jumat (19/5/2017).

Mahendra menuturkan, pengendara seharusnya bisa menaati rambu lalu lintas yang ada. Apalagi, Jl Gubernur Suryo merupakan salah satu jalan yang setiap hari cukup padat kendaraan. Adanya puluhan mobil dan motor yang berhenti di depan SDN I dan SDN III Kaliasin dirasa sangat menggenggu pengguna jalan lainnya.

Dia mengakui, pengendara berhenti di lokasi tersebut lantaran mengantar dan menjemput anak sekolah.

"Tapi kalau parkir cukup lama, itu yang mengganggu. Apalagi di lokasi tersebut ada rambu larangan parkir," sambung Mahendra.

Adi Cahyo, warga Jl Dinoyo Surabaya ini menambahkan, Jl Gubernur Suryo seharusnya steril dari pakrir kendaraan. Imbas banyaknya kendaraan yang berhenti dan parkir di sisi kanan itu membuat pengendaran lainnya tidak nyaman.

"Pengendara seharusnya mematuhi aturan dan parkir kendaraan di tempat yang tidak boleh," tutur Adi.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help