Surya/

Berita Malang Raya

Derita Sulikanah, 10 Tahun Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Kasurnya dari Tumpukan Pakaian Bekas

Selama 10 tahun terakhir, Sulikanah (50) tinggal di rumah tak layak huni yang berukuran 5x4 meter di dekat Sumber Air Umbul Gemulo

Derita Sulikanah, 10 Tahun Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Kasurnya dari Tumpukan Pakaian Bekas
surya/sany eka putri
Kasatsabhara Polres Batu memberikan bantuan sembako kepada Sulikanah, Jumat (19/5/2017). 

SURYA.co.id | MALANG - Selama 10 tahun terakhir, Sulikanah (50) tinggal di rumah tak layak huni yang berukuran 5x4 meter di dekat Sumber Air Umbul Gemulo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Saat ini, Sulikanah hanya tinggal bersama satu anaknya, Setyo Rini yang bersekolah di SLB Ngaglik.

Keadaan dalam rumah Sulikanah ini sangat memprihatinkan. Dapur dan kamar tidur jadi satu, tidak ada sekat yang membatasi.

Bahkan, kasurnya juga dari kumpulan pakaian tak terpakai.

Sulikanah menuturkan, dulu ia ditawari pegawai PDAM Malang untuk tinggal di rumah ini.

Ya, bangunan kecil tersebut ternyata milik PDAM Malang.

Meski begitu, ia masih bersyukur bisa memiliki tempat tinggal.

"Dulu pertama menempatinya masih ada bapak. Gak lama bapak meninggal, ya tinggal berdua saja," kata Sulikanah.

Listrik yang dipakai pun didapat dari hotel di dekat rumah itu. Karema listrik numpang, maka setiap malam listrik mati.

Melihat kondisi Sulikanah ini, anggota Sabhara Polres Batu memberikan bantuan berupa sembako dan sandang kepada Sulikanah.

Kasatsabhara Polres Batu, AKP Moh.Lutfi mengatakan, bantuan ini memang diberikan kepada yang kurang mampu.

"Ini bantuan kedua kami. Rencananya akan dilaksanakan setiap Jumat," kata Lutfi usai memberikan bantuan kepada Sulikanah.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help