Surya/

Berita Surabaya

Kurangi Kemacetan, Pemkot Surabaya Bangun Jalan Akses ke Stadion Gelora Bung Tomo

Setidaknya ada 22 persil bangunan yang kini sedang masuk appraisal DPUBMP untuk kemudian dilakukan pembayaran.

Kurangi Kemacetan, Pemkot Surabaya Bangun Jalan Akses ke Stadion Gelora Bung Tomo
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kemacetan jalan menuju Gelora Bung Tomo (GBT) disadari Pemkot Surabaya.

Sebab saat ini hanya ada satu akses jalan untuk menuju stadion tersebut.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Erna Purnawati mengatakan saat ini pemkot sedang mengupayakan untuk pembebasan lahan untuk penambahan akses jalan, tepatnya dari arah utara stadion.

"Penambahan akses jalan ini beda sama jalan lingkar luar barat. Jadi ini akses jalan baru ke stadion," kata Erna, Rabu (18/5/2017).

Wanita lulusan Teknik Lingkungan ITS ini menyebutkan, saat ini pemkot masih melakukan pembebasan lahan milik warga.

Setidaknya ada 22 persil bangunan yang kini sedang masuk appraisal DPUBMP untuk kemudian dilakukan pembayaran.

"Yang kita bayar sudah lumayan banyak. Sekarang tinggal 15 persil yang akan kita lanjutkan pembebasan," imbuh Erna.

Pembebasan lahan ini akan dilakukan dengan APBD tahun 2017.

Menurut Erna, cukup banyak anggaran dana yang disiapkan pemkot untuk pembebasan lahan untuk pembangunan jalan.

Ada sekitar Rp 300 miliar termasuk untuk jalan MERR, jalan lingkar luar barat, jalan lingkar timur dan juga frontage road sisi barat.

"Kalau untuk penambahan akses jalan di GBT itu kuta lakukan tahun ini semua Insyaallah. Tapi kalau pembangunan fisiknya masih tahun depan," jelasnya.

Jalan baru ini akan dibangun sekitar 500 meter. Dengan lebar jalan sebesar tujuh meter.

Dengan begitu ia berharap akan lebih memberikan keluwesam pada pengunjung stadion saat ada pertandingan.

"Ya biar nggak macet lagi. Selama iini kan kendaraan lewat harus antri lama. Kalau ada akses jalan tambahan kan lebih banyak kapasitas kendaraan yang bisa melintas," pungkas Erna.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help